Teror gigitan anjing yang menyerang 19 warga di Kelurahan Banyuning, Kecamatan Buleleng, Bali, mulai ditangani. Sebanyak 147 hewan penular rabies (HPR) telah divaksin untuk mencegah kasus serupa terulang.
Vaksinasi dilakukan sejak Sabtu (25/4/2026) setelah kasus gigitan pertama terjadi. Kegiatan tersebut masih berlanjut hingga Selasa (28/4/2026).
Kasi Pemerintahan Kelurahan Banyuning, Putu Novi Mahendra, mengatakan vaksinasi difokuskan di dua titik, yakni Jalan Pulau Obi dan Jalan Pulau Komodo.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dua lokasi ini menjadi titik awal kasus gigitan. Selain itu, permintaan vaksinasi dari warga juga cukup tinggi," kata Novi, dikonfirmasi, Selasa (28/4/2026).
Ia merinci, vaksinasi tahap pertama yang dipusatkan di sekitar Pasar Banyuning mencatat 48 ekor anjing divaksin. Pada tahap berikutnya, sebanyak 96 anjing dan tiga kucing telah mendapat suntikan vaksin anti rabies.
"Pelaksanaan kami lakukan secara door to door, termasuk untuk hewan yang diliarkan," ujarnya.
Vaksinasi ini melibatkan sejumlah pihak, di antaranya Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan (DPKPP) Buleleng, Babinsa, Bhabinkamtibmas, kepala lingkungan, serta Linmas.
Meski sudah 147 HPR divaksin, Novi menyebut jumlah tersebut belum mencakup seluruh wilayah Banyuning yang terdiri dari enam lingkungan.
"Ke depan vaksinasi akan dilanjutkan ke lingkungan lainnya. Kami akan koordinasi agar bisa dipusatkan di satu titik, sehingga warga lebih proaktif membawa hewan peliharaannya," pungkasnya.
(dpw/dpw)










































