5 Makanan Sehat yang Tak Cocok Dikonsumsi Saat Diet

Tim detikFood - detikBali
Sabtu, 30 Jul 2022 06:27 WIB
Cropped shot of a young woman on a gluten free diet is saying no thanks to white bread. Woman refusing to eat white bread. Gluten intolerance concept. Health care and medicine concept. Copy space.
Foto: ilustrasi diet (Getty Images/iStockphoto/Jelena Stanojkovic)
Bali -

Makanan sehat tentunya menjadi pilihan ketika seseorang sedang diet. Namun, faktanya tak semua makanan sehat cocok dikonsumsi saat sedang menurunkan berat badan.

Dilansir dari detikFood, saat diet, seseorang cenderung memilih makanan yang bernutrisi serta rendah kalori dan lemak. Menu andalan yang biasa dimakan seperti roti gandum dengan alpukat atau susu almond yang saat ini sedang tren.

Meskipun semua makanan itu tampak sehat, ternyata konsumsi beberapa makanan tersebut justru menghambat penurunan berat badan.


Ahli gizi Amy Shapiro dan Maria Bella mengungkapkan bahwa menu makanan sehat itu tidak semuanya efektif untuk menurunkan berat badan. Ada juga makanan yang justru akan membuat diet menjadi sia-sia.

Jika ingin diet kamu sukses, hindari konsumsi lima makanan sehat ini, seperti dirangkum dari express.co.uk.

1. Susu Almond

Memang susu almond lebih baik karena memiliki kalori yang lebih rendah. Namun sayangnya, susu ini mengandung protein rendah.

Susu yang terbuat dari kacang almond ini sedang ramai diminati. Tak hanya oleh pelaku diet, beberapa kalangan juga mencoba susu yang diyakini lebih baik dari susu sapi ini.

Memang susu almond lebih baik karena memiliki kalori yang lebih rendah. Namun sayangnya, susu ini mengandung protein rendah. Padahal protein punya fungsi penting untuk menciptakan rasa kenyang lebih lama.

Susu almond lebih cocok dijadikan alternatif susu untuk mereka yang alergi susu hewani. Tetapi kandungan protein dan kalsiumnya lebih rendah dibandingkan susu hewani.

Jika memang ingin mencari alternatif susu rendah kalori, susu almond bisa menjadi pilihan yang tepat. Tetapi kalau ingin mencari susu yang lebih bergizi bisa mencari susu jenis lain.

Selain itu, susu almond yang direkomendasikan oleh Amy Shapiro adalah susu tanpa pemanis atau gula tambahan.

2. Granola

Granola sering menjadi camilan atau alternatif menu sarapan pagi bagi pelaku diet. Biasanya granola mengandung bahan seperti kacang-kacangan, biji-bijian, dan gandum.

Tetapi ahli gizi Maria tidak menyarankan makan ini. Karena banyak granola yang dijual di supermarket mengandung gula dan lemak tambahan.

Dalam satu cup sajian granola, mengandung kira-kira 450 hingga 600 kalori. Ini merupakan kandungan kalori yang banyak. Apalagi jika granola disantap dengan tambahan susu. Kalorinya bisa melebihi rekomendasi asupan kalori harian.

Ahli gizi menyimpulkan, konsumsi granola saat sedang diet bukan menjadi pilihan yang baik, kecuali memang semua bahan dari granola alami tanpa tambahan gula atau lemak apapun.

3. Roti Panggang dengan Alpukat

Makanan sehat yang ternyata harus dihindari ketika dietMeskipun alpukat dan roti tergolong makanan yang rendah kalori dan tinggi serat, nyatanya konsumsi paduan ini bisa menghambat penurunan berat badan. Foto: Getty Images

Mereka yang sedang diet pastinya sangat memperhatikan asupan kalori. Pilihan makanan pun akan terbatas.

Roti panggang dan alpukat sering menjadi menu makanan mereka. Kombinasi ini biasanya dikonsumsi ketika sarapan.

Meskipun alpukat dan roti tergolong makanan yang rendah kalori dan tinggi serat, nyatanya konsumsi paduan ini bisa menghambat penurunan berat badan.

Amy menjelaskan bahwa roti panggang dan alpukat banyak memiliki lemak sehat untuk jantung. Dalam 100 g alpukat mengandung 20 g lemak, 5 g diantaranya adalah lemak jenuh.

Sementara NHS merekomendasikan pria untuk tidak makan lemak jenuh lebih dari 30 g sehari. Sedangkan wanita tidak boleh lebih dari 20 g.

Kombinasi makanan ini masih boleh dikonsumsi asalkan roti yang dipilih memang harus yang lebih sehat. Maria mengungkap, "Jika kamu menggunakan roti gandum, pastikan roti itu mengandung sekiranya 5g serat dalam satu sajian,"

Jumlah alpukat pada roti juga harus diperhatikan. Amy berkata bahwa orang-orang perlu menghindari menambahkan terlalu banyak alpukat ke roti.

Untuk mendapatkan manfaat yang lebih baik, roti panggang alpukat juga bisa ditambah dengan telur.

4. Jus Hijau

Maria berkata, "Orang suka bingung membedakan jus dengan smoothie." Jus hijau memang sering dikonsumsi oleh pelaku diet, tetapi Maria mengungkap bahwa jus membuang serat yang tak ternilai dan menyebabkan lonjakan gula dengan cepat.

Ini karena bahan-bahan seperti sayuran atau buah yang diblender akan kehilangan seratnya. Yang tersisa adalah kandungan gula.

Amy sebagai ahli gizi lebih merekomendasikan pasiennya yang ingin mencoba menurunkan berat badan untuk memakan buah dan sayuran utuh daripada mengolahnya jadi jus.

5. Minuman Berprotein (Protein Shake)

Makanan sehat yang ternyata harus dihindari ketika dietKetika protein shake dikonsumsi sebagai makanan, minuman itu akan membantu memperlambat pencernaan gula. Foto: Getty Images

Protein shake juga menjadi minuman pilihan ketika seseorang sedang melakukan diet.

Minuman ini memang memberikan asupan protein yang cepat bagi tubuh karena bentuknya yang cair.

Minuman berprotein juga bagus untuk membangun kembali otot setelah tubuh melakukan olahraga yang intens.

Namun ketika protein shake dikonsumsi sebagai makanan, Amy mengungkap bahwa minuman itu akan membantu memperlambat pencernaan gula. Hal ini berdampak kurang baik untuk usaha diet.



Simak Video "Hal yang Harus Diperhatikan Dalam Menjalani Intermittent Fasting"
[Gambas:Video 20detik]
(kws/kws)