Wakil Ketua (Waka) Komisi X DPR Lalu Hadrian Irfani alias Lalu Ari menyebut Presiden Prabowo Subianto berencana memangkas anggaran imbas perang Amerika Serikat (AS) dan Israel melawan Iran di Timur Tengah. Lalu Ari mengatakan rencana efisiensi anggaran itu telah disampaikan Prabowo melalui kementerian-kementerian.
"Ya, Presiden telah mengambil langkah-langkah melalui menteri-menteri. Tujuannya untuk menghemat BBM (bahan bakar minyak) imbas perang Timur Tengah," ujar Lalu Ari saat ditemui di Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), Selasa (17/3/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lalu Ari mengungkapkan eskalasi konflik di Timur Tengah membuat cadangan BBM Indonesia menjadi terganggu. Pemerintah, dia berujar, perlu membahas dan menghitung kapasitas cadangan BBM tersebut.
"Nah salah satu langkahnya adalah efisiensi. Kami mempersilakan lakukan efisiensi tetapi jangan mengurangi dana pendidikan. Karena dana pendidikan itu mandatori dari konstitusi kita. Jadi 20 persen dana pendidikan itu wajib dipenuhi," imbuh Ketua DPW PKB NTB itu.
Lalu Ari meyakini Presiden Prabowo tidak akan memangkas dana pendidikan. Ia juga mengeklaim program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak menyedot dana pendidikan. Ia menyebut anggaran pendidikan justru bertambah dengan masuknya program MBG.
"Jadi, postur anggaran pendidikan itu ada Makan Bergizi Gratis, ada sekolah rakyat, kemudian ada gaji guru dan dosen di situ kan. Kemudian anggaran-anggaran di Kementerian Pendidikan," kata Lalu Ari.
"Bukan berkurang, malah bertambah. Contoh pada Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah pemerintah menyiapkan anggaran belanja tambahan Rp 189 triliun. Insyaallah nanti pada saat libur Lebaran kami akan membahas itu," imbuhnya.
(iws/iws)










































