Arus mudik di Pelabuhan Gilimanuk, Jembrana, Bali, kian membeludak, Selasa (17/3/2026). Panjang kepadatan antrean menuju Pelabuhan Gilimanuk mencapai sekitar 20 kilometer atau mencapai wilayah Tuwed dari pelabuhan. Para pemudik banyak yang terjebak antrean antara 17 sampai 20 jam.
Berdasarkan data resmi Posko Gilimanuk sejak H-10 hingga H-5 Lebaran (11 sampai 16 Maret), tercatat sebanyak 309.135 penumpang telah menyeberang menuju Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, Jawa Timur. Angka tersebut mengalami kenaikan tipis 0,7% dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang tercatat sebanyak 306.839 orang.
Baca juga: Pemudik Padati Terminal Mengwi Hari Ini |
"Untuk total kendaraan yang telah menyeberang (H-10 sampai H-5) tercatat 97.787 unit atau naik 2,8% dibandingkan realisasi periode sama tahun lalu sebanyak 95.080 unit," ungkap Manager Humas ASDP Cabang Ketapang, Bintang Felfian, saat dikonfirmasi detikBali, Selasa (17/3/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Khusus pada periode H-5 (16 Maret 2026), tercatat ada 76.495 orang yang keluar dari Pulau Dewata dalam kurun waktu 24 jam. Meski arus kendaraan pribadi cenderung fluktuatif, moda transportasi bus justru menunjukkan lonjakan yang signifikan.
"Realisasi kendaraan sepeda motor pada H-5 mencapai 14.398 unit. Sentara pada kendaraan mobil pribadi mencapai 6.350 unit. Untuk jumlah trip di Pelabuhan Gilimanuk pada H-5 tercatat sebanyak 251 trip," papar Bintang.
Kenaikan jumlah bus yang mencapai hampir 25% ini mengindikasikan banyak pemudik yang beralih menggunakan angkutan umum massal untuk pulang ke kampung halaman.
Tak hanya arus keluar, pergerakan dari arah sebaliknya yakni dari Jawa menuju Bali melalui Pelabuhan Ketapang juga terpantau dinamis. Pada H-5 saja, ada 21.200 orang yang masuk ke Bali, angka ini naik 6% dibandingkan tahun lalu.
"Secara akumulatif sejak H-10 hingga H-5, jumlah kendaraan yang masuk ke Bali dari arah Ketapang mencapai 29.580 unit, naik 4% dari realisasi tahun lalu sebanyak 28.446 unit," imbuh Bintang.
Kepadatan di jalur Denpasar-Gilimanuk diprediksi masih akan terjadi hingga puncak arus mudik mendatang. Para pengendara diimbau untuk tetap waspada dan memastikan kondisi fisik serta kendaraan dalam keadaan prima.
(hsa/hsa)










































