Disbudpar Jatim Minta Maaf Tapi Tetap Sayangkan Sikap Rombongan Rubicon
Disbudpar Jatim telah minta maaf kepada rombongan Jeep Rubicon soal acara di Bromo. Tapi, Disbudpar tetap menyayangkan rombongan Rubicon yang semena-mena.
Disbudpar Jatim telah minta maaf kepada rombongan Jeep Rubicon soal acara di Bromo. Tapi, Disbudpar tetap menyayangkan rombongan Rubicon yang semena-mena.
Disbudpar Jatim meminta maaf kepada rombongan Rubicon dan petugas TNBTS. Mereka mengaku salah karena tak memberitahukan perubahan tanggal acara di Bromo.
Kecerobohan Disbudpar Jatim berujung cekcok rombongan Rubicon dengan petugas TNBTS. Disbudpar lupa memberi tahu perubahan tanggal acara ke rombongan Rubicon.
Rombongan Rubicon yang viral cekcok dengan petugas TNBTS mengaku menerima undangan resmi dari Disbudpar Jatim untuk menghadiri acara di Bromo.
Rombongan Jeep Rubicon yang paksa masuk ke Bromo ternyata memang benar mendapatkan undangan acara fashion show. Acara tersebut diselenggarakan Disbudpar Jatim.
Rombongan Rubicon kecewa dengan Disbudpar Jatim yang tidak menginfokan perubahan jadwal acara fesyen di Bromo. Gara-gara itu mereka cekcok dengan petugas TNBTS.
Rombongan Rubicon Komunitas JK Owner East Java menegaskan bahwa mereka memang mendapat undangan dari Disbudpar Jatim pada 20 November. Mereka punya buktinya.
Rombonga Rubicon yang dihadang di Bromo hingga sempat cekcok dengan petugas TNBTS akhirnya buka suara. Mereka menegaskan memang dapat undangan ke Bromo.
Rombongan Jeep Rubicon terlibat cekcok dengan petugas TNBTS. Mereka memaksa masuk ke Bromo sambil mencatut nama Gubernur Khofifah, simak videonya di sini.
Viral rombongan Jeep Rubicon terlibat cekcok dengan petugas TNBTS karena memaksa masuk kawasan wisata Bromo. Berikut fakta-fakta terkait peristiwa itu: