Ini Tanda yang Bisa Muncul Saat Asupan Serat Terlalu Banyak

Hestianingsih Hestianingsih - detikSumut
Minggu, 04 Okt 2026 06:00 WIB
ilustrasi. (Foto: Getty Images/enviromantic).
Jakarta -

Serat memiliki beragam manfaat bagi tubuh. Mencukupi asupan serat setiap hari dapat membantu menjaga kadar kolesterol, melancarkan pencernaan, mendukung kesehatan usus, hingga menjaga suasana hati.

Tren fibermaxxing pun muncul dan ramai di media sosial. Tren ini mendorong orang untuk meningkatkan konsumsi serat jauh di atas angka minimum, seperti makan buah, sayur, dan biji-bijian, untuk kesehatan pencernaan dan rasa kenyang yang lebih lama.

Namun, bukan berarti semakin banyak dikonsumsi akan semakin baik.

"Ketika sedang mengikuti tren fibermaxxing dan mengonsumsi serat secara berlebihan, tubuh bisa menunjukkan reaksi karena asupannya sudah melebihi kebutuhan," ujar Leslie Bonci, RD, ahli gizi olahraga yang berbasis di Pittsburgh, seperti dikutip Wolipop dari Women's Health Mag.

Sejumlah makanan, termasuk produk rendah karbohidrat olahan, bisa mengandung serat dalam jumlah tinggi. Akibatnya, seseorang mungkin mengonsumsi lebih banyak serat tanpa menyadarinya.

Berikut beberapa tanda yang bisa muncul saat asupan serat terlalu banyak.

1. Terlalu Sering Buang Air Besar

Jenis serat tertentu bisa mempercepat pergerakan makanan lewat saluran pencernaan. Dalam jumlah berlebihan, efek ini dapat membuat frekuensi buang air besar meningkat atau menyebabkan feses menjadi lebih encer hingga diare.

2. Perut Kembung

Serat difermentasi oleh bakteri di dalam usus dan proses ini menghasilkan gas. Peningkatan asupan secara tiba-tiba atau mengonsumsinya dalam jumlah berlebihan dapat memicu kembung dan rasa tak nyaman pada perut.

3. Mengalami Sembelit

Serat memang kerap dianjurkan untuk membantu mengatasi sembelit, namun terlalu banyak bisa memberikan efek sebaliknya. Beberapa jenis serat menambah volume feses. Jika jumlahnya terlalu banyak, feses bisa menjadi lebih sulit dikeluarkan.

4. Nafsu Makan Menurun

Serat membantu bikin kenyang lebih lama karena memperlambat proses pencernaan. Tapi, kalau jumlahnya terlalu banyak, rasa kenyang bisa jadi berlebihan.

"Ini juga menjadi tantangan yang terkadang kami temui. Nafsu makan bisa hilang karena perut terasa terlalu penuh atau kembung," jelas Leslie.

Saat asupan nutrisi kurang, tubuh jadi lemas, cepat lelah, bahkan berisiko kekurangan gizi jika terjadi dalam jangka panjang.

Jadi jika detikers ingin meningkatkan asupan serat, lakukan secara bertahap dan tetap sesuaikan dengan kebutuhan tubuh. Jangan lupa mencukupi kebutuhan cairan karena serat membutuhkan air untuk membantu proses pencernaan.



Simak Video "Video: Momen Pedro Acosta-Alex Marquez Crash di Sprint Race MotoGP Jepang"

(dhm/dhm)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork