Hampir semua orang pernah mengalami sembelit atau konstipasi. Umumnya kondisi tersebut ditandai dengan frekuensi buang air besar (BAB) kurang dari tiga kali dalam seminggu, tinja keras, atau kesulitan saat mengeluarkannya.
Jika sembelit terjadi terus menerus atau sudah mengkhawatirkan, maka segera periksakan diri ke dokter. Namun, bila ingin membantu BAB kembali lancar, bisa dicoba beberapa cara sederhana.
Dikutip detikHealth dari The New York Times, para ahli menyebut salah satu kunci untuk mengatasi sembelit adalah asupan serat. Umumnya orang dewasa membutuhkan sekitar 21-38 gram serat per hari, tergantung usia dan jenis kelamin.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berikut daftar 7 makanan-minuman yang bisa membatu:
1. Serat
Serat terdiri dari serat larut dan tidak larut. Keduanya berperan dalam kesehatan pencernaan.
Serat tidak larut membantu menambah volume tinja sehingga dapat mendorong sisa makanan melewati usus besar. Sedangkan, serat larut membentuk konsistensi seperti gel yang dapat membuat tinja lebih mudah dikeluarkan.
Profesor klinis bidang nutrisi di NYU Steinhardt, Ethan Balk menyebut serat sebagai bagian penting dalam mengatasi sembelit.
Namun, ketika mulai meningkatkan konsumsi serat, jangan lupa memperbanyak minum air. Ahli gastroenterologi dari Mayo Clinic, Dr Arthur Beyder, mengatakan air membantu serat bekerja dengan baik di saluran pencernaan.
2. Kiwi
Beyder turut merekomendasikan Kiwi menjadi salah satu buah untuk membantu mengatasi sembelit.
3. Sayuran hijau
Sayuran berdaun hijau kaya akan serat tidak larut yang dapat membantu mempercepat pergerakan makanan melalui saluran pencernaan.
Konsumsi kale setiap hari, misalnya, pernah dikaitkan dengan peningkatan frekuensi BAB yang signifikan.
4. Oatmeal
Oatmeal rata-rata mengandung sekitar 4 gram serat dalam setiap porsinya.
Makanan ini juga mengandung beta-glucan, yaitu jenis serat larut yang dapat membantu membuat tinja lebih mudah dikeluarkan sekaligus mendukung pertumbuhan bakteri baik di usus.
5. Apel dengan kulitnya
Satu buah apel dengan kulit mengandung hampir 5 gram serat. Apel juga secara alami kaya akan pektin, salah satu jenis serat larut.
Menurut Beyder, kandungan tersebut dapat membantu mengatur pergerakan usus sehingga BAB lebih teratur.
6. Buah plum atau jus prune
Prune atau plum kering sudah lama dikenal sebagai salah satu makanan yang dapat membantu mengatasi sembelit.
7. Kopi
Bagi sebagian orang, secangkir kopi bisa menjadi 'pemicu' BAB. Meski mekanismenya belum sepenuhnya dipahami, Beyder mengatakan kopi kemungkinan bekerja melalui beberapa mekanisme.
Sebuah penelitian menemukan kopi dapat merangsang aktivitas usus besar hanya dalam waktu sekitar empat menit.
Menariknya, efek tersebut tidak selalu bergantung pada kafein. Pada penelitian yang sama, kopi tanpa kafein juga dapat memberikan efek terhadap aktivitas usus pada sebagian peserta.
Jika sembelit berlangsung terus-menerus, disertai nyeri hebat, darah pada tinja, muntah, penurunan berat badan yang tidak dapat dijelaskan, atau keluhan lain yang mengkhawatirkan, sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter.
Artikel ini telah tayang di detikHealth, baca selengkapnya di sini
Simak Video "Indonesia Sehat Dimulai dari Kita"
[Gambas:Video 20detik] (mjy/mjy)
