Jenis Makanan yang Bikin Perut Kenyang Lebih Lama Menurut Ahli Gizi

Jenis Makanan yang Bikin Perut Kenyang Lebih Lama Menurut Ahli Gizi

Sarah Oktaviani Alam - - detikSumut
Sabtu, 19 Sep 2026 09:00 WIB
7 Makanan Pendorong Produksi Kolagen agar Kulit Glowing dan Sehat
Foto: Istimewa
Medan -

Rasa lapar yang cepat muncul setelah makan bisa membuat seseorang lebih sering ngemil atau makan dalam porsi berlebih. Untuk membantu mengatasinya, pemilihan jenis makanan menjadi hal penting.

Sejumlah makanan tertentu diketahui dapat membuat perut kenyang lebih lama karena kandungan protein, serat, dan nutrisi lainnya.

"Misalnya kita makan protein, itu akan lebih lama kenyangnya, apalagi misalnya ditambah sama serat dari sayuran dan buah," ujar Spesialis Gizi dr Igus Ulfa Yaze, SpGK dikutip detikHealth.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Asupan protein memegang peranan penting dalam memberi sinyal kenyang yang bertahan lama pada sistem pencernaan. Menariknya, sumber protein tidak hanya terbatas pada telur saja.

Jangan Lupa Asupan Serat Harian

Selain protein, kecukupan asupan serat menjadi pilar penting agar perut tidak gampang keroncongan. Idealnya, tubuh membutuhkan sekitar 25 hingga 30 gram serat per hari.

ADVERTISEMENT

Lantas, seberapa banyak bentuk fisik 25-30 gram serat tersebut jika ditakar dalam piring makan harian?

Pakar kesehatan memberikan panduan praktis berupa aturan 5 porsi sehari, dan dibagi-bagi antara buah dan sayuran.

"Jadi sehari itu lima porsi ya, tiga porsi sayur, dua porsi buah. Jadi kalau sudah terpenuhi, biasanya kenyangnya akan lebih lama," jelas dr Yaze.

Dengan memadukan sumber protein secara bervariasi dan mencukupi target lima porsi sayur-buah harian, sensasi lapar berlebih dapat teratasi sekaligus membantu menjaga stabilitas energi sepanjang hari.

Pilihan Sumber Protein

Untuk menu sehari-hari, bisa mengombinasikan berbagai jenis protein, baik dari kelompok hewani maupun nabati misalnya:

Protein hewani: Daging sapi, daging ayam, ikan, serta susu atau whey protein.

Protein nabati: Tahu, tempe, hingga beragam jenis kacang-kacangan.

Variasi ini mempermudah masyarakat untuk memenuhi kebutuhan protein harian tanpa merasa bosan dengan menu yang itu-itu saja.



(astj/astj)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads