Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi memperpanjang Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) atau sistem daring bagi seluruh jenjang pendidikan mulai TK/PAUD, SD hingga SMP. Kebijakan ini berlaku mulai Senin, 28 September 2026 hingga kondisi kualitas udara dinyatakan aman untuk kembali melaksanakan pembelajaran tatap muka.
"Keputusan tersebut diambil setelah hasil pemantauan kualitas udara Kota Jambi menunjukkan kondisi sangat tidak sehat," kata Juru Bicara Pemkot Jambi, Saleh Ridho kepada detikSumbagsel.
Saleh Ridho juga mengatakan PJJ diberlakukan sebagai langkah perlindungan terhadap siswa di tengah kondisi udara yang belum aman akibat kabut asap karhutla.
"Selama kondisi udara belum aman, keselamatan dan kesehatan siswa tetap menjadi perhatian utama, sementara hak anak untuk mendapatkan pembelajaran juga harus tetap berjalan," ujarnya.
Keputusan itu tertuang dalam pemberitahuan Pemkot Jambi yang menindaklanjuti Edaran Kemendikdasmen Nomor 20 Tahun 2026 tentang Penyelenggaraan Layanan Pendidikan pada satuan pendidikan di daerah terdampak asap kebakaran hutan. Selain itu juga berdasarkan Surat Edaran Wali Kota Jambi Nomor 29 Tahun 2026 tentang antisipasi dampak pencemaran udara terhadap kegiatan belajar mengajar.
"Pelaksanaan PJJ diperpanjang sampai kondisi kualitas udara dinyatakan aman untuk pelaksanaan pembelajaran tatap muka," tegasnya.
Selama PJJ berlangsung, kepala satuan pendidikan, tenaga kependidikan dan guru tetap melaksanakan tugas dari sekolah. Guru juga diwajibkan memberikan materi pembelajaran secara daring untuk memastikan hak belajar peserta didik tetap terpenuhi.
Orang tua atau wali murid juga diminta melakukan pengawasan dan pendampingan selama anak mengikuti pembelajaran dari rumah. Pemkot Jambi juga meminta peserta didik tidak melakukan aktivitas di ruang terbuka, terutama ketika kualitas udara berada pada kategori tidak sehat atau berbahaya.
Sementara itu, pengawas atau penilik satuan pendidikan diminta melakukan pemantauan, pendampingan dan supervisi terhadap sekolah binaan selama pelaksanaan PJJ.
"Tetap menggunakan masker dan selalu jaga kesehatan ketika beraktivitas di luar rumah," sebutnya.
Simak Video "Video: Pramono Siapkan WFH dan PJJ untuk Siswa Jakarta saat Cuaca Ekstrem"
(dai/dai)