Kabut Asap Masih Pekat, Pemkot Jambi Perpanjang PJJ TK/PAUD dan SD

Jambi

Kabut Asap Masih Pekat, Pemkot Jambi Perpanjang PJJ TK/PAUD dan SD

Ferdi Almunanda - detikSumbagsel
Jumat, 18 Sep 2026 12:40 WIB
Kabut asap karhutla masih menyelimuti Kota Jambi pagi ini meski sedikit berkurang dari sebelumnya
Foto: Kabut asap karhutla masih menyelimuti Kota Jambi pagi ini meski sedikit berkurang dari sebelumnya (Ferdi Almunanda)
Jambi -

Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi memperpanjang Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) bagi siswa TK/PAUD serta SD kelas 1-3 pada Jumat (18/9/2026) ini. Kebijakan tersebut diambil karena kualitas udara di Kota Jambi masih belum sepenuhnya aman akibat kabut asap karhutla.

"Hari ini PJJ masih diberlakukan khusus bagi peserta didik TK/PAUD dan SD kelas 1, 2, dan 3. Kebijakan tersebut berlaku sampai kondisi kualitas udara dinyatakan kembali aman," kata Juru Bicara Pemkot Jambi, Saleh Ridho kepada detikSumbagsel, Jumat (18/9/2026).

Ridho juga menyampaikan bahwa PJJ tidak diberlakukan untuk siswa SD kelas 4-6 dan SMP kelas 7-9 lantaran kualitas udara lebih baik dari sebelumnya. Namun, hal itu tetap disesuaikan kembali mengingat kondisi kabut asap masih menyelimuti.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Meski tatap sebagian, satuan pendidikan juga menyesuaikan atau memperpendek jam belajar dengan tetap memperhatikan pencapaian tujuan dan capaian pembelajaran.
Bagi siswa yang memiliki riwayat gangguan pernapasan atau penyakit penyerta itu diwajibkan mengikuti PJJ dari rumah," ujarnya

Ketentuan ini sesuai kebijakan Pemkot Jambi yang mengacu pada Surat Edaran Wali Kota Jambi Nomor 29 Tahun 2026 serta Surat Edaran Kemendikdasmen Nomor 20 Tahun 2026 tentang penyelenggaraan layanan pendidikan di daerah terdampak asap kebakaran hutan.

ADVERTISEMENT

Ridho juga menyebutkan, dalam pelaksanaan tatap muka pada hari ini, seluruh kegiatan siswa di luar ruangan seperti olahraga, upacara, apel, dan kegiatan outdoor lainnya ditiadakan sementara hingga kondisi udara membaik. Sekolah juga diminta mengoptimalkan perlindungan kesehatan siswa, termasuk penggunaan masker.

"Yang pasti kegiatan apapun yang sekiranya banyak siswa beraktivitas di luar ruangan itu ditiadakan dulu mengingat kabut asap belum membaik, siswa juga banyak beraktivitas di dalam ruangan dan jika nanti kabut asap makin pekat maka itu semua Sekolah bisa mengambil langkah baik bagi siswanya," jelas Ridho.

Untuk diketahui, Kualitas udara di Kota Jambi mulai membaik pada Jumat pagi ini, meski masih berada dalam kategori tidak sehat. Berdasarkan pantauan IQAir pukul 06.00 WIB, indeks kualitas udara (AQI) berada di angka 182 dengan konsentrasi PM2.5 mencapai 99,8 µg/m³.

Kondisi ini lebih baik dibanding sehari sebelumnya. Pada Kamis (17/9), IQAir sempat mencatat AQI Jambi 234 pada pukul 11.00 WIB yang masuk kategori sangat tidak sehat, dengan PM2.5 mencapai 158,6 µg/m³.

Dengan demikian, angka AQI pagi ini turun 52 poin dibanding catatan 234 pada Kamis siang. Meski turun dan kategori berubah dari sangat tidak sehat menjadi tidak sehat, kualitas udara Jambi masih berada pada level yang berisiko bagi kesehatan.



(dai/dai)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads