Sumatera Selatan

Heboh Pria Pakai Helm Ditemukan Tewas Tergantung di Muara Enim

Welly Jasrial Tanjung - detikSumbagsel
Selasa, 22 Sep 2026 12:03 WIB
Foto: Jasad korban saat dievakuasi ke rumah sakit (Dok. Polres Muara Enim)
Muara Enim -

Informasi dalam artikel ini tidak ditujukan untuk menginspirasi siapa pun untuk melakukan tindakan serupa. Bila Anda merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan ke pihak-pihak yang dapat membantu, seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental.

Warga di sekitar Jalan Lintas Prabumulih-Muara Enim, tepatnya di depan Kantor Imigrasi dan GOR Muara Enim, digemparkan dengan penemuan seorang pria paruh baya yang meninggal dunia pada Selasa (22/9/2026) pagi. Korban ditemukan dalam kondisi tergantung di sebuah pohon dan masih mengenakan helm.

Korban diketahui bernama Sagino (43), warga Pasar I, Kecamatan Muara Enim. Sehari-hari korban bekerja sebagai pedagang.

Penemuan itu terjadi sekitar pukul 08.00 WIB. Saat itu seorang warga yang melintas melihat sesuatu yang mencurigakan di sekitar lokasi. Setelah diperiksa, warga mendapati seorang pria dalam kondisi tergantung.

Polisi yang mendapat laporan kemudian mendatangi lokasi sekitar pukul 09.00 WIB. Petugas SPKT, Kaur Identifikasi, dan piket fungsi Polres Muara Enim langsung melakukan pengamanan serta olah tempat kejadian perkara.

"Benar, anggota sudah mendatangi lokasi setelah mendapat laporan adanya penemuan mayat laki-laki. Korban kemudian dievakuasi ke RSUD HM Rabain Muara Enim untuk dilakukan pemeriksaan luar," kata Kasi Humas Polres Muara Enim AKP RTM Situmorang, Selasa (22/9/2026).

Dari hasil pemeriksaan awal dokter, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Polisi kemudian menghubungi pihak keluarga untuk proses penanganan lebih lanjut.

Berdasarkan keterangan keluarga, Sagino sebelumnya sempat meminta modal untuk berjualan. Korban disebut membutuhkan uang tersebut untuk membayar cicilan koperasi.

Keluarga juga menyebut korban meninggalkan rumah pada Senin (21/9/2026) sekitar pukul 16.30 WIB. Setelah itu, korban baru ditemukan dalam kondisi meninggal pada Selasa pagi.

"Untuk sementara, berdasarkan keterangan keluarga dan hasil pemeriksaan awal dokter, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban," ujar Situmorang.

Pihak keluarga kemudian menyatakan menerima kematian korban dan tidak menghendaki dilakukan autopsi. Jenazah korban selanjutnya ditangani pihak keluarga.

"Keluarga menolak untuk diautopsi karena menerima kejadian tersebut sebagai musibah. Keluarga korban juga sudah membuat surat pernyataan, setelah dari rumah sakit langsung dibawa ke rumah duka," ujarnya.



Simak Video "Video Terjaring OTT, Bupati Muara Enim Masih Diperiksa di Polda Sumsel"

(dai/dai)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork