Ada Luka Benda Tumpul pada Bagian Kepala Mayat Mrs X di Muara Enim

Sumatera Selatan

Ada Luka Benda Tumpul pada Bagian Kepala Mayat Mrs X di Muara Enim

A Reiza Pahlevi - detikSumbagsel
Sabtu, 06 Jun 2026 20:00 WIB
Polisi saat mengevakuasi jasad wanita di sungai di Muara Enim
Foto: Polisi saat mengevakuasi jasad wanita di sungai di Muara Enim (Dok. Polres Muara Enim)
Muara Enim -

Mayat yang tenggelam ditemukan warga di Sungai Enim, Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan, dipastikan adalah wanita. Jasad ditemukan nyaris tanpa busana dalam kondisi bengkak dan berbau tidak sedap. Penyebab kematian belum diketahui, namun ada luka bekas benda tumpul di kepala.

Penemuan mayat Mrs X itu di Kampung 2, Desa Tanjung Raja, Kecamatan Muara Enim, Kabupaten Muara Enim, Sabtu (6/6/2026) sekitar pukul 10.00 WIB. Kasat Reskrim Polres Muara Enim AKP Andrian, membenarkan adanya penemuan Mrs tersebut.

"Untuk penyebab kematiannya belum bisa dipastikan, sebab harus dilakukan pemeriksaan mendalam dengan cara diautopsi di RS Bhayangkara Palembang," ujarnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dari informasi yang dihimpun, mayat itu pertama kali ditemukan tak sengaja oleh dua warga Tanjung Raja yakni Apin dan Adam yang hendak mancing di Sungai Enim dengan perahu.

Ketika menyeberang sungai, secara tidak sengaja melihat sosok mayat perempuan yang terapung tersangkut di Sungai Enim dengan posisi terlentang. Kondisi tubuhnya sudah membengkak dan mengeluarkan aroma tidak sedap.

ADVERTISEMENT

Kemudian, mayat korban dievakuasi ke pinggir sungai dan dilaporkan kepada perangkat desa dan aparat atas penemuan Mrs X tersebut.

Andrian menyebut Tim Inafis Satreskrim Polres Muara Enim telah ke lokasi melakukan olah TKP. Jasad kemudian dibawa ke kamar mayat RSUD dr HM Rabain Muara Enim untuk dilakukan visum.

Menurut dr Geo Vanda yang melakukan pemeriksaan mayat mengatakan dari hasil visum tidak ditemukan luka-luka hanya luka bekas benda tumpul di area kepala. Untuk penyebabnya belum pasti apakah akibat tindakan kekerasan atau akibat benturan di sungai atau akibat sebelumnya.

"Kita belum bisa memastikan luka benturan karena apa, sebab harus di periksa secara mendalam yakni dengan autopsi," imbuhnya.



(dai/dai)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads