Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan sebagian besar wilayah di Sumatera Selatan masih berpotensi mengalami hujan dengan intensitas ringan hingga sedang dalam tiga hari ke depan. Setidaknya, hujan diprediksi akan terjadi di 11 daerah.
"Potensi hujan yang masih akan terjadi karena dipengaruhi oleh dinamika atmosfer, di antaranya aktivitas Madden-Julian Oscillation (MJO) yang secara spasial masih aktif di wilayah Sumsel," ujar Kepala Stasiun Meteorologi Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang Siswanto, Rabu (22/7/2026).
Dia mengungkapkan, hujan dengan intensitas sedang diprakirakan berpeluang terjadi di sejumlah daerah, meliputi Musi Banyuasin, Musi Rawas, Banyuasin, dan Musi Rawas Utara.
"Lalu di Lubuklinggau, Muara Enim, Lahat, Empat Lawang, Ogan Komering Ilir (OKI), Ogan Ilir, dan Ogan Komering Ulu (OKU)," ungkapnya.
Pada 23 Juli, hujan diprediksi masih akan terjadi di sebagian wilayah Sumsel, namun berintensitas lebih ringan dibandingkan hari sebelumnya.
Hujan yang terjadi di beberapa wilayah diharapkan dapat membasahi lahan yang mengalami kekeringan akibat musim kemarau. Selain itu, hujan yang terjadi diharapkan dapat membantu proses pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang masih terjadi.
Menurutnya, meski hujan yang terjadi berintensitas rendah, masyarakat diimbau tetap waspada. Potensi bencana hidrometeorologi masih dapat terjadi.
"Masyarakat diimba untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi cuaca yang dapat berbah sewaktu-waktu, serta potensi bencana hidrometeorologi, seperti banjir, genangan, tanah longsor, dan pohon tumbang yang dapat dipicu oleh cuaca ekstrem," ungkapnya.
Simak Video "Video: BMKG Buka-bukaan Soal Prediksi Turun Hujan di Indonesia"
(csb/csb)