BMKG Sebut Cuaca Sumsel Sepekan Didominasi Cerah Berawan

Sumatera Selatan

BMKG Sebut Cuaca Sumsel Sepekan Didominasi Cerah Berawan

A Reiza Pahlevi - detikSumbagsel
Senin, 01 Jun 2026 06:01 WIB
Ilustrasi cuaca cerah
Foto: Ilustrasi cuaca cerah (Arfah/detikSumut)
Palembang -

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan kondisi cuaca di wilayah Sumatera Selatan (Sumsel) sepekan ke depan didominasi cuaca cerah hingga cerah berawan. Meski demikian, sejumlah daerah masih berpotensi mengalami hujan dengan intensitas ringan.

Berdasarkan analisis dinamika atmosfer BMKG, aliran massa udara di sebagian besar wilayah Indonesia saat ini didominasi angin timuran. Selain itu, terpantau adanya belokan angin di sekitar wilayah ekuator yang turut memengaruhi kondisi cuaca di sejumlah daerah Sumsel.

"Secara umum, cuaca di wilayah Sumsel pada periode 1-7 Juni 2026 diprakirakan cerah hingga cerah berawan dengan potensi hujan berintensitas ringan di beberapa wilayah," ujar Kepala Stasiun Meteorologi Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang Siswanto, Minggu (31/5/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Siswanto merincikan, pada periode 1-4 Juni, potensi hujan terjadi di wilayah Musi Rawas Utara, Muara Enim, Ogan Komering Ulu (OKU), OKU Selatan, dan Ogan Komering Ilir (OKI).

ADVERTISEMENT

Sedangkan pada periode 5-7 Juni, hujan berpotensi terjadi di wilayah OKU Selatan, Muara Enim, OKI, Banyuasin, Musi Banyuasin, dan Musi Rawas.

"Sementara sebagian besar wilayah Sumsel akan mengalami curah hujan dalam kategori rendah selama sepekan ke depan. Kondisi tersebut menunjukkan adanya kecenderungan penurunan curah hujan di sebagian besar wilayah pada periode tersebur," jelasnya.

"Meski begitu, kami mengimbau masyarakat agar tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi cuaca yang dapat berubah sewaktu-waktu serta mengantisipasi potensi bencana hidrometeorologi," sambungnya.

Penurunan curah hujan ini juga berpotensi meningkatkan jumlah titik panas (hotspot) di sejumlah wilayah. Oleh karena itu, masyarakat diminta tetap waspada terhadap kemungkinan terjadinya karhutla.




(dai/dai)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads