Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan sejumlah wilayah di Sumatera Selatan (Sumsel) akan diguyur hujan dalam tiga hari ke depan. Hujan diprediksi berintensitas ringan hingga sedang, bersifat sporadis dan berdurasi singkat.
Kepala Stasiun Meteorologi SMB II Palembang Siswanto mengatakan potensi hujan tersebut dipengaruhi dinamika atmosfer yang terjadi di wilayah Sumsel.
"Untuk cuaca tiga hari ke depan di wilayah Sumsel diprakirakan terdapat potensi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang yang bersifat sporadis dan berdurasi singkat," ujar Siswanto, Minggu (16/8/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Siswanto menjelaskan, potensi hujan yang terjadi karena gelombang Kelvin diprediksi aktif di wilayah Sumsel. Pengaruh gelombang itu mengindikasikan adanya potensi hujan dalam tiga hari ke depan.
"Selain itu, MJO (Madden-Julian Oscillation) spasial yang aktif di wilayah Sumsel juga dapat berkontribusi terhadap peningkatan pertumbuhan awan konvektif pembentuk hujan," katanya.
Dia merincikan, hujan intensitas sedang pada 16 Agustus 2026, berpeluang terjadi pada malam hari di wilayah Musi Rawas (Mura), Musi Rawas Utara (Muratara), dan Musi Banyuasin (Muba).
"Sedangkan hujan ringan berpeluang terjadi pada siang hingga malam hari di wilayah OKI, Ogan Ilir, Banyuasin, Muara Enim, Prabumulih, PALI, OKU, OKU Timur, OKU Selatan, Pagar Alam, Lahat, dan Empat Lawang," terangnya.
Selanjutnya, pada 17-18 Agustus, potensi hujan diprediksi menurun dengan konsentrasi di wilayah Sumsel bagian barat. Hujan ringan berpeluang terjadi pada siang hingga sore hari di OKU Selatan, Muara Enim, Lahat, Pagar Alam, Empat Lawang, Lubuklinggau, Mura, dan Muratara.
Dia berharap, potensi hujan dapat meminimalisir peningkatan hotspot dan area yang masih mengalami kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
"Kami juga mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi cuaca yang dapat berubah sewaktu-waktu," tukasnya.
