Sumatera Selatan

Tak Sekadar Padamkan Api, Damkar Palembang 24 Jam Layani Penyelamatan

Widia Ardhana - detikSumbagsel
Jumat, 01 Mei 2026 06:31 WIB
Foto: Damkar Palembang (Irawan)
Palembang -

Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (PKP/Damkar) Kota Palembang menegaskan perannya tidak hanya dalam memadamkan kebakaran, tetapi juga menangani berbagai situasi darurat yang dialami masyarakat.

Kepala Dinas PKP Kota Palembang, Kemas Haikal, menyebut bahwa layanan penyelamatan kini semakin luas, mulai dari evakuasi hewan liar hingga berbagai kejadian non-kebakaran lainnya.

"Bukan hanya kebakaran, tapi juga sektor penyelamatan terhadap hewan-hewan liar, bahaya-bahaya hewan liar," ujarnya, Kamis (30/4/2026)

Ia mengatakan, tingginya kebutuhan masyarakat terhadap layanan ini terlihat dari meningkatnya laporan yang masuk. Berbagai kasus seperti hewan liar masuk permukiman, hingga kendaraan yang mengalami kendala kerap ditangani petugas.

"Tahun 2025 dengan masifnya kita bersosialisasi ke masyarakat, itu meningkat hampir 900 laporan. Dominan adalah laporan hewan liar dan juga terjepit cincin, terkunci, mobil kejeblos, itu banyak," ujarnya.

Kata dia, dalam menjalankan tugas, Damkar disebut sebagai garda terdepan dalam pelayanan publik, khususnya yang berkaitan dengan keselamatan jiwa dan harta benda.

"Damkar, Satpol PP, Sat Linmas ini merupakan ujung tombak atau garda terdepan terkait ketertiban umum yang ada di wilayah masing-masing. Kita itu bekerja tidak harus pamrih," ujarnya.

Dalam meningkatkan pelayanan, Damkar Kota Palembang kini telah menghadirkan layanan darurat terintegrasi melalui satu nomor panggilan, yakni 112.

"Saat ini, sejak 2026 Damkar Kota Palembang sudah meluncurkan satu nomor, 112. Sehingga seluruh laporan masuk kedaruratan melalui satu nomor tersebut," ungkapnya.

Kemas menyebut, layanan ini beroperasi selama 24 jam dan dapat diakses secara gratis oleh masyarakat. Seluruh laporan yang masuk akan langsung terhubung ke pusat kendali.

Ia berharap, kehadiran layanan ini dapat semakin memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah dalam memberikan bantuan saat kondisi darurat.

"Melalui 112, tersedia 24 jam dan bebas pulsa. Langsung ke Command Center, kita ada Command Center dan itu termonitor semua laporan masuk. Kita sebagai ujung tombak pemerintah harus sedia setiap saat untuk meyakinkan masyarakat bahwa pemerintah itu ada," tuturnya.

Artikel ini ditulis oleh Widia Ardhana peserta Program MagangHub Bersertifikat dari Kemnaker di detikcom



Simak Video "Video Sandi Vs Damkar Depok Kembali Memanas gegara Kontrak Tak Dilanjut"

(dai/dai)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork