Pemkot Palembang Bakal Tambah Pos Damkar di Talang Putri

Sumatera Selatan

Pemkot Palembang Bakal Tambah Pos Damkar di Talang Putri

Irawan - detikSumbagsel
Senin, 02 Feb 2026 23:20 WIB
Pemkot Palembang Bakal Tambah Pos Damkar di Talang Putri
Foto: Ilustrasi mobil damkar (Sabrina Adliyah)
Palembang -

Pemerintah Kota Palembang segera menambah satu pos pemadam kebakaran di kawasan Talang Putri pada tahun 2026 ini. Langkah ini dilakukan untuk memperkuat sistem keselamatan kota sekaligus meningkatkan kecepatan respons petugas dalam menangani kebakaran maupun berbagai kondisi darurat lainnya.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kota Palembang Kemas Haikal, membenarkan hal itu dia mengatakan penambahan pos tersebut merupakan bagian dari upaya pemerataan layanan damkar di seluruh wilayah kota.

"Akan ada penambahan pos pemadam kebakaran di kawasan Talang Putri pada tahun 2026 ini. Berdasarkan kajian manajemen kebakaran, idealnya Palembang memiliki sedikitnya 15 pos pemadam kebakaran. Namun hingga kini, jumlah pos yang tersedia baru delapan,"katanya kepada wartawan, Senin (2/2/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Haikal, lokasi Talang Putri dipilih karena dinilai strategis dan berada di lahan hibah dari Kementerian Keuangan. Saat ini, rencana pembangunan masih berada pada tahap perancangan desain bangunan. Setelah itu, proyek akan diajukan dalam pembahasan anggaran sebelum masuk ke tahap pembangunan.

"Prosesnya masih desain. Selanjutnya akan kami ajukan penganggaran. Kemungkinan pembangunan dimulai saat perubahan anggaran, dan diperkirakan belum rampung tahun ini," ungkapnya.

ADVERTISEMENT

Haikal menerangkan, saat ini jumlah personel juga masih belum ideal. Damkar Palembang memiliki 1.045 anggota dengan dukungan 31 unit mobil pemadam. Namun kebutuhan personel diperkirakan masih kurang sekitar 250 orang, dan bisa meningkat hingga ratusan tambahan apabila pos-pos baru terealisasi.

"Dengan rencana penambahan pos di Talang Putri ini, Pemkot Palembang berharap layanan pemadam kebakaran semakin merata, waktu respons semakin singkat, serta tingkat keselamatan masyarakat dapat terus ditingkatkan," jelasnya.

Tahun sebelumnya di 2025, Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Palembang mencatat telah menangani ratusan peristiwa kebakaran di berbagai wilayah kota. Total kasus yang ditangani mencapai 277 kejadian.

Kepala Bidang Pemadam Damkar Palembang Rika Trisna, mengatakan mayoritas kebakaran yang terjadi menimpa bangunan rumah warga. Dari data yang dihimpun, sebanyak 92 kasus merupakan kebakaran rumah tinggal.

Selain itu, tercatat tiga kasus kebakaran gedung, enam gudang, 23 kendaraan, 13 titik kebakaran lahan, serta 58 kejadian yang berkaitan dengan infrastruktur kelistrikan. Sementara kategori lainnya mencapai 88 kasus.

"Ada 277 insiden kebakaran sepanjang tahun 2025. Jika ditinjau dari faktor penyebab, gangguan kelistrikan masih menjadi pemicu utama terjadinya kebakaran dengan total 166 kejadian. Penyebab lainnya berasal dari kompor dan korek api yang masing-masing tercatat sebanyak 18 kasus, serta faktor lain yang mencapai 72 kejadian," katanya.




(dai/dai)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads