Ziarah kubur merupakan salah satu amalan sunah yang dianjurkan oleh Rasulullah SAW. Saat melakukan amalan ini dapat mengikuti adab sesuai sunnah Rasulullah SAW.
Ziarah kubur sendiri adalah kegiatan untuk memberikan doa bagi keluarga dan kerabat yang telah berpulang terlebih dahulu. Rasulullah SAW bersabda:
"Berziarahlah kalian ke kuburan, karena sesungguhnya hal itu dapat mengingatkan kalian pada kehidupan akhirat," (HR Ibnu Majah).
Menjelang Ramadan, ziarah kubur menjadi salah satu tradisi yang dilakukan masyarakat Indonesia. Berikut detikSumbagsel sajikan informasinya.
Adab Ziarah Kubur
Dilansir dari Buku Pintar 50 Adab Islam karya Arfiani dkk dan sumber lainnya, berikut 9 adab ziarah kubur.
1. Mengucap Salam
Adab pertama yang hendaknya seorang muslim lakukan dalam ziarah kubur adalah mengucapkan salam. Peziarah dianjurkan untuk menyampaikan salam kepada penghuni kuburan yang beragama Islam.
السَّلَامُ عَلَيْكُمْ أَهْلَ الدِّيَارِ مِنْ الْمُؤْمِنِينَ وَالْمُسْلِمِينَ وَإِنَّا إِنْ شَاءَ اللَّهُ بِكُمْ لَاحِقُونَ أَسْأَلُ اللَّهَ لَنَا وَلَكُمْ الْعَافِيَة
Arab Latin: Assalaamu 'alaikum ahlad diyaari minal mu`miniina wal muslimiina wa innaa insyaa Allaahu bikum Laahiquun. As`alullaaha lanaa wa lakumul 'aafiyah.
Artinya: "Keselamatan kepada penghuni kubur dari kaum mukminin dan muslimin, kami insyaallah akan menyusul kalian semua. Aku memohon keselamatan kepada Allah untuk kami dan dan kalian semua." (HR Muslim)
2. Tidak Memakai Alas Kaki di Kuburan
Ketika berziarah, umat muslim dianjurkan untuk melepas alas kaki yang digunakan pada saat melangkah di atas kuburan. Hal ini dilakukan sebagai bentuk penghormatan untuk para penghuni kubur. Dalam sebuah hadits, Rasulullah SAW bersabda,
"Wahai orang yang memakai sandal, celaka engkau, lepaslah sandalmu! Lalu orang itu melihat dan tatkala dia mengetahui (bahwa yang menegurnya) adalah Rasulullah SAW maka dia melepas dan melempar sandalnya." (HR Abu Daud)
3. Membaca Surah Pendek
Adab lain yang dianjurkan saat ziarah kubur adalah membaca surah pendek. Amalan ini juga memberikan pahala bagi peziarah yang membacanya dengan ikhlas.
Selain itu, bacaan surah pendek diharapkan bisa mendatangkan rahmat untuk mayit yang dikunjungi. Dengan begitu, ziarah kubur tidak hanya membawa pahala bagi peziarah, tetapi bagi mereka juga yang telah tiada.
4. Mendoakan Mayat
Rasulullah SAW mengunjungi makam para sahabatnya untuk mendoakan dan memohon ampunan bagi mereka. Saat berdoa, dianjurkan menghadap kiblat dan diperbolehkan mengangkat tangan.
Menangis saat berziarah, juga bukanlah hal yang dilarang. Rasulullah SAW juga pernah menangis saat mengunjungi makam ibunya. Akan tetapi kesedihan yang disertai dengan ratapan berkepanjangan, seperti berteriak meraung-raung di kubur, merupakan hal yang dilarang.
Simak Video "Hukum Ziarah Kubur Sebelum Idul Fitri"
(csb/csb)