Bacaan Salam Ziarah Kubur Singkat Sesuai Sunnah

Bacaan Salam Ziarah Kubur Singkat Sesuai Sunnah

Devi Setya - detikHikmah
Senin, 13 Apr 2026 08:45 WIB
Bacaan Salam Ziarah Kubur Singkat Sesuai Sunnah
ilustrasi makam Foto: Getty Images/iStockphoto/vyasphoto
Jakarta -

Ziarah kubur menjadi salah satu amalan yang dianjurkan dalam Islam. Selain sebagai bentuk penghormatan kepada orang yang telah meninggal dunia, ziarah kubur juga menjadi sarana untuk mengingat kematian dan kehidupan akhirat.

Ketika ziarah kubur, ada adab dan bacaan tertentu yang diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW, termasuk salam ketika memasuki area pemakaman. Nabi Muhammad SAW bahkan mengajarkan bacaan salam yang bisa diamalkan ketika melakukan ziarah kubur.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dasar Anjuran Ziarah Kubur dalam Islam

Pada awalnya, ziarah kubur sempat dilarang oleh Rasulullah SAW karena kekhawatiran umat Islam kembali kepada praktik jahiliah. Namun, setelah aqidah umat semakin kuat, beliau kemudian memperbolehkannya.

Abu Hurairah RA mengabarkan bahwa Rasulullah SAW bersabda, "Dulu aku melarang kalian berziarah kubur, maka sekarang berziarahlah, karena ziarah kubur dapat mengingatkan kalian kepada akhirat." (HR. Muslim)

ADVERTISEMENT

Bacaan Salam Ziarah Kubur Singkat Sesuai Sunnah

Dirangum dari buku 1500++ Hadis dan Sunah Pilihan karya Syamsul Rizal Hamid, berikut adalah bacaan salam ziarah kubur yang diajarkan oleh Rasulullah SAW.

Rasulullah SAW mengajarkan doa dan salam khusus ketika memasuki area pemakaman. Dalam hadits riwayat Muslim, beliau membaca:

السَّلَامُ عَلَيْكُمْ أَهْلَ الدِّيَارِ مِنَ المُؤْمِنِينَ وَالمُسْلِمِينَ، وَإِنَّا إِنْ شَاءَ اللَّهُ بِكُمْ لَاحِقُونَ، نَسْأَلُ اللَّهَ لَنَا وَلَكُمُ العَافِيَةَ

Arab latin: Assalāmu 'alaikum ahlad-diyāri minal mu'minīna wal muslimīn, wa innā in syā'allahu bikum lāḥiqūn, nas'alullāha lanā wa lakumul 'āfiyah.

Artinya: "Semoga keselamatan tercurah kepada kalian wahai penghuni kubur dari kaum mukminin dan muslimin. Sesungguhnya kami insya Allah akan menyusul kalian. Kami memohon kepada Allah keselamatan untuk kami dan kalian."

Bisa juga mengamalkan salam dari Buraidah RA yang menginformasikan, Rasulullah SAW sering mengajarkan kepada para sahabat agar jika berziarah kubur mengucapkan:

السَّلَامُ عَلَيْكُمْ أَهْلَ الدِّيَارِ مِنَ الْمُؤْمِنِينَ وَالْمُسْلِمِينَ، وَيَرْحَمُ اللهُ الْمُسْتَقْدِمِينَ مِنَّا وَالْمُسْتَأْخِرِينَ، وَإِنَّا إِنْ شَاءَ اللهُ بِكُمْ لَلَاحِقُونَ أَسْأَلُ اللهَ لَنَا وَلَكُمُ الْعَافِيَةَ

Assalamu 'alaikum ahlad-diyaar minal mu'miniina wal muslimin. Yarhamulloohul mustaqdiminia minna wal musta'khiriin. Wa inna insya Allohu bikum la-laahiquun wa as alullooha lana walakumul 'affiyah.

Artinya: "Semoga keselamatan tercurah kepada kalian, wahai penghuni kubur, dari (golongan) orang-orang beriman dan orang-orang Islam, semoga Allah merahmati orang-orang yang mendahului kami dan orang-orang yang datang belakangan.

Adab Ziarah Kubur Sesuai Sunnah

Dirangkum dari buku Pedoman Etika Ziarah Kubur karya Mory Victor Febrianto, berikut deretan adab ziarah kubur yang bisa dimalkan muslim ketika mengunjungi makam:

1. Mengucapkan Salam kepada Penghuni Kubur

Adab pertama yang dianjurkan saat memasuki area pemakaman adalah mengucapkan salam kepada para penghuni kubur, khususnya kaum muslimin. Salam ini menjadi bentuk penghormatan sekaligus doa bagi mereka yang telah wafat.

2. Melepas Alas Kaki

Dalam beberapa riwayat, dianjurkan untuk tidak menggunakan alas kaki ketika berada di atas area kuburan. Hal ini dilakukan sebagai bentuk penghormatan kepada penghuni makam.

Rasulullah SAW pernah menegur seseorang yang berjalan di area kubur dengan memakai sandal:

"Wahai orang yang memakai sandal, lepaskan sandalmu!" (HR Abu Dawud)

3. Membaca Surah-surah Pendek Al-Qur'an

Salah satu amalan yang dianjurkan ketika ziarah kubur adalah membaca ayat-ayat Al-Qur'an, terutama surah-surah pendek. Bacaan tersebut diharapkan menjadi pahala bagi peziarah sekaligus mendatangkan rahmat bagi mayit.

4. Mendoakan dan Memohonkan Ampunan untuk Mayit

Tujuan utama ziarah kubur adalah mendoakan orang yang telah meninggal dunia. Rasulullah SAW sendiri sering mengunjungi makam para sahabat untuk mendoakan mereka.

Saat berdoa, dianjurkan menghadap kiblat dan diperbolehkan mengangkat tangan. Doa yang dipanjatkan dapat berupa permohonan ampunan, rahmat, dan keselamatan bagi mayit.

Adapun menangis saat ziarah kubur tidaklah dilarang, selama tidak berlebihan. Rasulullah SAW pun pernah menangis ketika berziarah ke makam ibunya. Namun, Islam melarang tangisan yang disertai ratapan atau berlebihan.

5. Tidak Duduk atau Menginjak Kuburan

Menjaga sikap saat berada di area pemakaman adalah hal yang sangat penting. Salah satu larangan yang tegas adalah duduk atau menginjak kuburan.

Rasulullah SAW bersabda:

"Sungguh jika salah seorang dari kalian duduk di atas bara api hingga membakar pakaiannya dan mengenai kulitnya, itu lebih baik daripada duduk di atas kubur." (HR. Muslim)

6. Menyiram Air di Atas Makam

Menyiram air di atas kuburan termasuk amalan yang diperbolehkan dalam Islam. Hal ini didasarkan pada praktik yang dilakukan oleh Rasulullah SAW ketika mengunjungi makam putranya, Ibrahim.

Dalam sebuah riwayat disebutkan:

"Sesungguhnya Nabi SAW menyiram air di atas kubur Ibrahim, anaknya, dan meletakkan kerikil di atasnya." (HR Abu Dawud)




(dvs/kri)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads