Sekretaris Daerah (Sekda) Banyuasin, Sumatare Selatan, Erwin Ibrahim menyebut ada puluhan aparatur sipil negara (ASN) yang diamankan saat terjaring operasi tangkap tangan (OTT) oleh Polda Sumsel. Namun, dia masih menunggu informasi resmi dari pihak kepolisian.
"Informasinya kurang lebih 20-an ASN pendidikan Banyuasin yang diamankan," katanya, saat dikonfrimasi detikSumbagsel, Jumat (18/9/2026).
Erwin mengaku baru mendapat adanya OTT tersebut pada Jumat dini hari. Namun, dia membenarkan adanya OTT itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Iya, saya menerima informasi subuh tadi," ujarnya.
Erwin mengatakan dirinya telah menginstruksikan Dinas Pendidikan Banyuasin untuk memastikan informasi tersebut dengan melakukan koordinasi dengan berbagai pihak.
"Saya sudah menginstruksikan Dinas Pendidikan untuk memastikan dan berkoordinasi dengan banyak pihak terkait informasi tersebut," ujarnya.
Baca juga: Sejumlah Kepsek Kena OTT Polda Sumsel |
Erwin menegaskan Pemkab Banyuasin menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Dia juga meminta agar semua pihak tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah.
"Kita menghormati proses yang sedang berjalan dan tentunya tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah," tegasnya.
Diketahui, OTT tersebut dilakukan tim Subdit III Tipidkor Ditreskrimsus Polda Sumsel saat sejumlah kepala sekolah bersama ASN mengikuti seminar di salah satu hotel di Palembang, Kamis (17/9/2026).
Berdasarkan informasi yang dihimpun, petugas mendatangi lokasi kegiatan dan melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah orang yang berada di dalam ruangan. Setelah itu, mereka dibawa ke Mapolda Sumsel untuk dimintai keterangan.
Hingga saat ini belum diketahui secara pasti siapa saja yang diamankan, termasuk jabatan masing-masing serta perkara yang sedang didalami penyidik.
