Pemerintah tetap berkomitmen menyalurkan bantuan sosial (bansos) Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), dan Bantuan Langsung Tunai Kesejahteraan Rakyat (BLT Kesra). Masyarakat hanya perlu melakukan cek bansos Kemensos secara berkala.
Pengecekkan bansos dapat dilakukan secara online dan offline. Untuk memudahkan masyarakat, lebih baik memilih cara cek via situs dan aplikasi Cek Bansos Kemensos.
Syaratnya hanya perlu menyiapkan NIK KTP, nama lengkap, serta alamat domisili. Untuk panduan atau langkah-langkah cek bansos Kemensos bisa simak rangkuman di bawah ini.
Pencairan Bansos Kemensos Desember 2025
Sebagai informasi, penyaluran bansos di akhir tahun untuk periode keempat yang mencakup bulan Oktober, November, dan Desember. Tahapan ini menjadi yang terakhir di tahun 2025 dan akan berlanjut di tahun 2026.
Pada 2026, PKH akan ditargetkan bagi 10 juta keluarga dengan besaran antara Rp 225.000 hingga Rp 1.000.000 per tahap. Selain PKH, bantuan lain yang akan berlanjut yakni Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), Program Indonesia Pintar (PIP), Penerima Iuran JKN, dan bantuan beras.
Untuk BLT Kesra Rp 900.000 akan dihentikan pada tahun 2026. Mengingat, saat ini belum ada informasi lebih lanjut perihal distribusi bantuan tersebut. Sebagaimana dijelaskan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.
"Tentu kita belum putuskan, karena ini stimulan di akhir tahun," kata Airlangga dikutip detikFinance, Selasa (30/12/2025).
Cara Penyaluran Bansos Kemensos
Penyaluran dana bantuan dilakukan melalui bank Himbara dan kantor pos. Proses pencairan bantuan biasanya dilakukan secara berkala.
Penerima perlu mengecek secara terus-menerus sehingga dapat mengetahui uang bantuan telah dikirim ke rekening. Apabila dana sudah diterima, dapat segera mengambilnya di bank Himbara atau kantor pos.
Simak Video "Video Luhut Beberkan Skema Baru Penyaluran Bansos"
(mep/mep)