Pemerintah melalui Kementerian Sosial komitmen akan menyalurkan bantuan sosial (bansos) di tahun 2026. Saat ini, proses pencairan masih berlangsung untuk tahap keempat atau periode Oktober-Desember 2025.
Dilansir laman Kemensos, pencairan Bansos tahap 4 tahun 2025 ini merupakan upaya pemerintah dalam menjaga daya beli masyarakat di penghujung tahun, dengan proses penyaluran yang dilakukan serentak melalui Bank Himbara dan PT Pos Indonesia.
Simak panduan cek bansos Kemensos resmi untuk Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) melalui laman resmi Kemensos untuk mengetahui status penerima, jadwal pencairan, syarat, serta besaran dana. Ikuti langkah-langkah berikut ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Panduan Cek Bansos Kemensos Resmi
Pengecekkan bansos bisa dilakukan secara online melalui laman Cek Bansos Kemensos dengan menyiapkan KTP. Masyarakat hanya perlu mengisi nama lengkap serta alamat domisili.
Sebagai informasi, untuk bansos Kemensos 2025 tahap 4 sudah mulai cair secara bertahap ke rekening Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Berikut panduan ceknya:
1. Melalui Situs Web Resmi
Cara ini paling praktis karena bisa diakses melalui browser apapun (Chrome, Safari, atau Opera) di HP maupun laptop. Simak langkah-langkahnya berikut:
- Kunjungi situs resmi https://cekbansos.kemensos.go.id/
- β Pilih Provinsi, Kabupaten/Kota, Kecamatan, dan Desa sesuai alamat di KTP Anda.
- β Masukkan Nama Lengkap sesuai e-KTP, pastikan ejaan benar.
- β Ketikkan Kode Huruf Captcha yang muncul di kotak visual. Jika kode tidak jelas, klik ikon refresh untuk mendapatkan kode baru.
- β Klik tombol Cari Data.
- β Keunggulan, tidak memenuhi memori HP dan data paling update langsung dari server Kemensos.
2. Melalui Aplikasi Resmi "Cek Bansos"
Metode ini cocok bagi Anda yang ingin fitur tambahan seperti mengusulkan tetangga yang layak dapat bantuan atau menyanggah penerima yang tidak tepat sasaran. Adapun langkah-langkah sebagai berikut:
- Unduh aplikasi "Cek Bansos" di Google Play Store, pastikan pengembangnya adalah Kementerian Sosial.
- β Buat akun baru menggunakan Nomor KK, NIK, dan Email aktif. Anda akan diminta mengunggah foto KTP dan foto selfie memegang KTP.
- Setelah akun diverifikasi oleh admin Kemensos, login ke aplikasi.
- β Klik menu Cek Bansos dan masukkan data yang diminta.
- β Keunggulan, bisa memantau status bantuan secara berkala tanpa perlu mengisi ulang data alamat setiap saat.
3. Melalui Pendamping Sosial atau Aplikasi SIKS-NG
Jika Anda kesulitan mengakses internet, cara ini adalah yang paling akurat untuk melihat status detail, seperti apakah dana sudah masuk proses Standing Instruction atau belum. Langkah-langkahnya sebagai berikut:
- Temui Pendamping Sosial PKH di wilayah Anda atau datangi Kantor Desa/Kelurahan bagian operator Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation (SIKS-NG).
- β Mintalah bantuan petugas untuk mengecek status NIK Anda pada aplikasi SIKS-NG.
- β Petugas akan memberikan informasi lebih rinci, termasuk alasan jika bantuan Anda tidak cair.
- β Keunggulan, anda bisa mendapatkan penjelasan teknis jika terjadi kendala pada proses pencairan.
Syarat Mendapatkan Bansos Kemensos
Untuk mendapatkan Bansos Kemensos Tahap 4 tahun 2025, seseorang tidak cukup hanya tergolong ekonomi rendah, tetapi harus memenuhi kriteria administratif yang ditetapkan pemerintah.
1. Syarat Administratif Utama
- Warga Negara Indonesia (WNI) serta memiliki e-KTP dan Kartu Keluarga yang valid.
- β Terdaftar di DTKS/DTSEN. Nama wajib masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial atau Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional yang dikelola oleh Kementerian Sosial.
- β Data Padan di Dukcapil: Data pada KTP dan KK harus sinkron dengan data kependudukan pusat.
2. Syarat Kondisi Ekonomi dan Sosial
- Keluarga Miskin/Rentan Miskin dan tergolong masyarakat dengan status ekonomi rendah seperti Desil 1 hingga Desil 4.
- β Bukan ASN/TNI/Polri, penerima bantuan bukan merupakan anggota atau pensiunan Pegawai Negeri Sipil, Tentara Nasional Indonesia, maupun Kepolisian RI.
- Bukan Karyawan BUMN/BUMD, tidak bekerja sebagai pegawai di perusahaan milik negara atau daerah.
- β Bukan Pekerja dengan Gaji di Atas UMP, atau tidak memiliki penghasilan bulanan yang melampaui Upah Minimum Provinsi/Kabupaten/Kota.
3. Syarat Khusus Sesuai Kategori
Khusus untuk bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) dalam satu keluarga minimal harus memiliki salah satu komponen berikut:
- Kesehatan: Ibu hamil (maksimal 2 kali kehamilan) atau anak usia dini/Balita (usia 0-6 tahun).
- β Pendidikan: Anak sekolah (SD, SMP, atau SMA sederajat) yang terdaftar di Dapodik.
- β Kesejahteraan Sosial: Lanjut usia (minimal 60-70 tahun ke atas) atau penyandang disabilitas berat.
Seseorang Bisa Dihapus dari Penerima Bansos Karena Ini
Meskipun sebelumnya menerima bantuan, seseorang bisa dicoret pada Tahap 4 2025 jika:
- Sudah dianggap mampu atau mandiri finansial.
- β Meninggal dunia tanpa ahli waris dalam satu KK.
- Ada perubahan status pekerjaan menjadi ASN/TNI/Polri.
- β Ditemukan data ganda dalam satu KK.
- β Memiliki aset mewah yang permanen
Jadwal Pencairan Bansos Kemensos Tahap 4
Jadwal pencairan Bansos Kemensos secara umum terbagi menjadi empat tahap, berikut adalah jadwal dan rincian pentingnya.
1. Jadwal Pencairan
Pencairan Tahap 4 mencakup alokasi bulan Oktober, November, dan Desember 2025. Penyaluran KKS melalui bank Himbara. Dana dilaporkan sudah mulai masuk secara bertahap sejak 24 Desember 2025 dan puncaknya berlangsung hingga 31 Desember 2025. Ini mencakup pemegang KKS lama maupun KKS baru.
Penyaluran via PT Pos Indonesia. Untuk wilayah yang belum beralih ke KKS, undangan pencairan biasanya telah didistribusikan sejak pertengahan Desember agar selesai sebelum tutup tahun anggaran.
2. Batas Akhir Penarikan Dana
Batas akhir akan jatuh pada 31 Desember 2025. Jika saldo di kartu KKS tidak segera ditarik atau ditransaksikan hingga tanggal tersebut, dana bantuan akan otomatis ditarik kembali ke Kas Negara dan kepesertaan Anda bisa dievaluasi untuk tahun 2026.
Nominal Bansos yang Diterima
Karena ini adalah tahap akhir atau 3 bulan, nominal yang masuk ke rekening KPM biasanya lebih besar:
- BPNT: Rp 600.000 (Rapel Okt-Des).
- β PKH, tergantung kategori, misalkan Ibu Hamil/Balita menerima Rp750.000 per tahap.
- β BLT Kesra. Beberapa KPM juga mendapatkan BLT tambahan sebesar Rp900.000 (Rp300.000/bulan) yang cair di periode yang sama.
Sebagai informasi, laporan pencairan sudah mulai merata di berbagai bank penyalur, yaitu:
- Bank BRI & Mandiri, saldo terpantau sudah masuk sejak 11-12 Desember untuk beberapa wilayah.
- β Bank BNI, pencairan susulan terpantau masif sejak 24-26 Desember.
- β Bank BSI (Aceh), mayoritas sudah tersalurkan di minggu ketiga Desember.
Demikian informasi lengkap mengenai pencairan Bansos Kemensos 2025 Tahap 4. Mengingat periode ini adalah tahap terakhir di tahun 2025, pastikan detikers segera mengecek status kepesertaan dan menarik dana sebelum batas waktu 31 Desember.
Jangan lupa untuk selalu memantau informasi resmi hanya melalui kanal Kementerian Sosial agar terhindar dari informasi palsu atau hoaks. Semoga bermanfaat!
Artikel ini ditulis oleh Rhessya Putri Wulandari Tri Maris Mahasiswa Magang PRIMA PTKI Kementerian Agama.
Simak Video "Video Laporan Mensos: BLTS Kesra Sudah Tersalurkan 97% di Periode 2025"
[Gambas:Video 20detik]
(mep/mep)











































