Sebanyak tiga pasar hewan di Kendal akan ditutup mulai lusa selama dua pekan. Hal ini terkait pencegahan penyebaran penyakit mulut dan kuku (PMK) pada ternak.
39 Ekor sapi di Banyuwangi tertular Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). Penyakit itu sudah meluas di 9 kecamatan kabupaten paling ujung Timur Pulau Jawa ini.
39 Ekor sapi terpapar penyakit mulut dan kuku, membuat Pemkab Banyuwangi melakukan pengetatan pasar hewan. Tak hanya itu, distribusi hewan luar daerah disetop.
Banyuwangi masuk zona kuning penyebaran penyakit mulut dan kuku (PMK). Hal ini seiring ditemukan 39 sapi positif PMK di beberapa kecamatan di Banyuwangi.
Dua pasar hewan di Kudus akan ditutup mulai pekan depan. Hal ini menyusul adanya ternak terindikasi Penyakit Mulut dan Kuku hampir di seluruh wilayah kecamatan.
Pemkab Banyumas akan menutup pasar-pasar hewan di wilayahnya untuk mencegah penyebaran penyakit mulut dan kuku (PMK). Penutupan akan berlangsung pekan depan.
"Belum bisa memastikan itu PMK (penyakit mulut dan kuku) atau bukan, harus diteliti," kata dokter hewan Anton di Pasar Hewan Desa Petambakan, Selasa (31/5).
Dinas Peternakan Blitar menerima laporan adanya 2 ekor sapi yang suspek penyakit mulut dan kuku alias. Hasil pemeriksaan sample darah kedua sapi belum keluar.