Permainan Perang Seksiang dan Tombak Weheang dalam Tradisi Lom Plai Dayak

Nadhifa Aurellia Wirawan - detikKalimantan
Senin, 08 Jun 2026 08:00 WIB
Foto: Perang-perangan Seksiang dalam tradisi Lom Plai masyarakat Dayak Wehea di Kutai Timur. (dok hutanlindungwahea)id
Kutai Timur -

Permainan Seksiang merupakan salah satu bagian dari rangkaian ritual Lom Plai, perayaan adat masyarakat Dayak Wehea. Ritual ini digelar sebagai bentuk syukur dan pertanda selesainya masa panen padi di Kutai Timur, Kalimantan Timur.

Dalam perayaan Lom Plai, berbagai aktivitas adat dilakukan sebagai bentuk syukur, hiburan, dan ajang untuk mempererat hubungan antar masyarakat. Maka dari itu, salah satu bentuk hiburan di sini adalah Seksiang yang dilakukan di atas air.

Seksiang juga menjadi salah satu atraksi yang paling unik karena di sini dilakukan perang kecil di atas sungai, menggunakan perahu dan senjata tradisional berupa tombak weheang.

Seksiang dalam Rangkaian Lom Plai

Dalam ritual Lom Plai, masyarakat Dayak biasanya menggelar berbagai ritual setelah musim panen selesai. Nah, Seksiang di sini fungsinya sebagai hiburan setelah panen, bentuk syukur atas hasil ladang, dan mempererat hubungan antar masyarakat Dayak Wehea.

Seksiang dilakukan di sungai, karena sungai merupakan kehidupan masyarakat Dayak, baik sebagai transportasi, sumber air, maupun ruang untuk hidup itu sendiri.

Sebelum permainan dimulai, biasanya semua berkumpul dalam suasana adat. Para peserta kemudian menaiki beberapa perahu kecil, lalu bergerak bersama menuju aliran sungai, umumnya ke arah hulu. Setelah itu, perahu dibiarkan mengikuti arus, dan di sinilah perang-perangan dimulai.

Saat perahu mulai terbawa arus, para peserta bersiap dengan kelompoknya masing-masing. Kemudian, setiap kelompok saling berhadapan dan melemparkan tombak weheang secara bergantian, sambil tetap menjaga keseimbangan perahu agar tidak terbalik atau hilang kendali di tengah arus sungai.

Permainan terus berlangsung mengikuti aliran air hingga mencapai titik akhir yang telah disepakati sebelumnya.

Foto: Pembukaan Lomplai. (dok Kementerian Pariwisata RI)



Simak Video "Bersantai Mengapung di Laut Derawan, Kalimantan Timur"

(bai/bai)

Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork