Laga PSS Sleman menjamu PSM Makassar di Stadion Maguwoharjo pekan depan menjadi ajang pembuktian hasil 'racikan' pelatih PSS, Pieter Huistra, selama jeda kompetisi.
Utak-Atik Komposisi Lini Tengah
Salah satu perhatian Huistra ialah membenahi lini tengah dengan menempatkan kembali pemain berposisi gelandang murni. Diketahui, dalam laga awal musim ini, Huistra mencoba menempatkan Christophe Nduwarugira maupun Cleberson di lini kedua. Padahal, kedua pemain itu merupakan bek.
Dilansir situs resmi klub, Senin (28/9), Huistra berpendapat penempatan Christophe dan Cleberson untuk memberi perlindungan tambahan ketika PSS sedang dalam kondisi bertahan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saat ini kami menempatkan Christophe atau Cleberson di lini tengah membantu tim mendapatkan keseimbangan dalam bertahan. Namun, ketika tim sudah lebih stabil, kemungkinan tidak lagi membutuhkan tambahan pemain bertahan di posisi tersebut," kata Huistra.
Namun, memainkan kedua pemain bertipikal bertahan itu bukan merupakan komposisi ideal untuk jangka panjang. Pelatih asal Belanda itu ingin lini tengah bisa diisi gelandang murni.
Maka itu, Huistra menyatakan sejumlah opsi tengah disiapkan, seperti memasangkan Dominikus Dion dan Moussa Bagayoko, Dion bertandem dengan M Isfandyar, Moussa-Diyar, hingga mencoba Arda Alfareza.
"Pada akhirnya, kami ingin memainkan para gelandang murni di lini tengah. Komposisinya bisa Dion bersama Moussa, Dion bersama Diyar, Moussa bersama Diyar, atau Arda. Mereka memiliki karakter sebagai gelandang dan itu yang menjadi tujuan kami," ujar dia.
Pilihan Huistra makin banyak setelah gelandang andalannya, Frederic Injai, mulai bergabung dalam latihan tim. Ia menyebut Injai bisa memberi kontribusi signifikan bagi permainan PSS.
"Tentu saja, jika Fred sudah kembali, kehadirannya juga akan sangat membantu tim," katanya.
Baca juga: Pembuktian Pieter Huistra Saat PSS Jamu PSM |
Berkembang dalam 3 Minggu
Seperti diketahui, PSS Sleman memulai langkah berat di awal musim Super League 2026/2027 dengan tiga kekalahan beruntun. PSS bertekad untuk menang saat menjamu PSM Makassar pada Minggu (11/10/2026).
"Kami butuh lebih banyak waktu, saya sudah mengatakan itu. Jadi bagi kami, tiga minggu ini sangat baik. Namun pertandingan melawan PSM adalah pertandingan penting. Di sanalah kami harus menunjukkan kepada diri kami sendiri dan para pendukung bahwa kami telah berkembang dalam tiga minggu ini," ujar pelatih PSS, Pieter Huistra kepada wartawan, Rabu (30/9/2026).
Huistra menegaskan, hasil minor yang PSS raih di tiga laga sebelumnya bukan tanpa sebab. Menurutnya, lawan PSS di awal musim merupakan tim yang tangguh.
"Kami tidak bermain seburuk itu. Saya pikir di banyak pertandingan, dua laga di antaranya adalah laga tandang, kami hanya kurang beruntung," jelasnya.
"Namun kami tidak bermain buruk, kami bukan tim yang mudah dikalahkan. Itu juga yang dikatakan oleh pelatih tim lawan kepada saya, bahwa kami adalah tim yang sulit untuk dilawan," lanjutnya.
Huistra juga mengaku tak ditarget khusus oleh manajemen meski mencatatkan tiga kekalahan beruntun.
"Tidak, saya selalu berbicara dengan manajemen. Jika kami menang 3 pertandingan saya berbicara dengan manajemen, jika kami kalah 3 pertandingan saya juga berbicara dengan manajemen," tuturnya.
Ia menyebut, manajemen turut memberikan dukungan positif kepada tim agar meraih hasil maksimal di laga berikutnya.
"Saya hanya menjelaskan apa yang sedang kami lakukan, apa tujuan kami, dan bagaimana kami ingin mencapainya. Hanya itu yang bisa saya lakukan. Manajemen mendengarkan, mereka membantu saya bersama para pemain dan staf. Jadi itu semua baik-baik saja," pungkasnya.
Kalah 3 Laga Beruntun
Huistra harus cepat menemukan formula terbaiknya. Pasalnya, Super Elja kalah dalam 3 laga beruntun awal musim ini.
Saat melawan Dewa United pada Minggu (20/9), PSS pulang dengan tangan kosong setelah takluk 1-2. Sebelumnya, PSS sudah menelan kekalahan masing-masing 1-2 dari laga tandang lawan Bali United FC dan 1-3 dari Madura United FC di laga home.
Super Elja bersama Persijap Jepara dan Isenmulang Kalteng FC menjadi tim yang kalah beruntun di tiga pertandingan pertama musim ini. PSS saat ini terdampar di papan bawah papan klasemen sementara, tepatnya di posisi ke-15 atau empat terbawah.
