Huistra Utak-Atik Komposisi Lini Tengah PSS Sleman

Huistra Utak-Atik Komposisi Lini Tengah PSS Sleman

Tim detikJogja - detikJogja
Rabu, 30 Sep 2026 12:06 WIB
Pelatih PSS Sleman, Pieter Huistra di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Selasa (20/5/2025).
Pelatih PSS Sleman, Pieter Huistra. Foto: dok. PSS Sleman
Sleman -

Pelatih PSS Sleman, Pieter Huistra, membenahi lini tengah selama jeda kompetisi. Salah satu perhatiannya adalah menempatkan kembali pemain berposisi gelandang murni di sana.

Huistra mengungkapkan, dalam laga awal musim ini, dirinya mencoba formula dengan menempatkan Christophe Nduwarugira maupun Cleberson di lini kedua. Padahal, kedua pemain itu merupakan bek.

Dilansir situs resmi klub Senin (28/9/2026), Huistra berpendapat penempatan Christophe dan Cleberson untuk memberi perlindungan tambahan ketika Super Elang Jawa (Elja), julukan PSS, tengah dalam kondisi bertahan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saat ini kami menempatkan Christophe atau Cleberson di lini tengah membantu tim mendapatkan keseimbangan dalam bertahan. Namun, ketika tim sudah lebih stabil, kemungkinan tidak lagi membutuhkan tambahan pemain bertahan di posisi tersebut," tuturnya.

ADVERTISEMENT

Namun, memainkan kedua pemain bertipikal bertahan itu bukan merupakan komposisi ideal untuk jangka panjang. Pelatih asal Belanda itu ingin lini tengah bisa diisi gelandang murni.

Karena itu, Huistra menyatakan sejumlah opsi tengah disiapkan, seperti memasangkan Dominikus Dion dan Moussa Bagayoko, Dion bertandem dengan M Isfandyar, Moussa-Diyar, hingga mencoba Arda Alfareza.

"Pada akhirnya, kami ingin memainkan para gelandang murni di lini tengah. Komposisinya bisa Dion bersama Moussa, Dion bersama Diyar, Moussa bersama Diyar, atau Arda. Mereka memiliki karakter sebagai gelandang dan itu yang menjadi tujuan kami," jelasnya.

Pilihan Huistra makin banyak, lantaran gelandang andalannya, Frederic Injai, mulai bergabung dalam latihan tim. Ia menilai, adanya Injai bisa memberi kontribusi signifikan bagi permainan PSS.

"Tentu saja, jika Fred sudah kembali, kehadirannya juga akan sangat membantu tim," katanya.

Huistra harus cepat menemukan formula terbaiknya. Pasalnya, Super Elja kalah dalam 3 laga beruntun awal musim ini.

Diketahui, melawan Dewa United pada Minggu (20/9), PSS harus pulang dengan tangan kosong setelah takluk 1-2. Tuan rumah sudah unggul dua gol lebih dulu lewat Taisei Marukawa menit ke-49 dan Carlos Iury da Silva menit ke-57 sebelum akhirnya PSS memperkecil jarak lewat gol Christophe Nduwarugira menit ke-72.

Sebelumnya, PSS sudah menelan kekalahan masing-masing 1-2 dari laga tandang lawan Bali United FC dan 1-3 dari Madura United FC di laga home.

Super Elja, bersama Persijap Jepara dan Isenmulang Kalteng FC, menjadi tim yang kalah beruntun di tiga pertandingan pertama musim ini. PSS saat ini terdampar di papan bawah papan klasemen sementara, tepatnya di posisi ke-15 atau empat terbawah.



(apu/ahr)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads