Misteri Biang Kebakaran Hamzah Batik Malioboro

Round-Up

Misteri Biang Kebakaran Hamzah Batik Malioboro

Tim detikJogja - detikJogja
Kamis, 01 Okt 2026 07:30 WIB
Penampakan Hamzah Batik di Malioboro, Kota Jogja, usai kebakaran pada Senin (28/9/2026) dini hari.
Penampakan Hamzah Batik di Malioboro, Kota Jogja, usai kebakaran pada Senin (28/9/2026) dini hari. Foto: Adji G Rinepta/detikJogja
Jogja -

Penyebab kebakaran toko Hamzah Batik Malioboro Gondomanan, Kota Jogja, masih menjadi misteri. Polresta Jogja menggandeng tim laboratorium forensik (Labfor) Polda Jawa Tengah untuk mengusut kasus kebakaran ini.

"Pada Senin (28/9), penyidik Satreskrim dan Inafis Polresta Jogja bersama dengan tim laboratorium forensik Polda Jawa Tengah telah melaksanakan olah TKP," kata Ps Kasi Humas Polresta Jogja, Iptu Dani Hasan, saat dihubungi wartawan, Rabu (30/9/2026).

Diketahui, toko Hamzah Batik Malioboro terbakar pada Senin (28/9) dini hari. Api diduga berasal dari ruang dapur di lantai 3 gedung toko. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. Saat ini toko tersebut ditutup sementara.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dani mengatakan, kepolisian masih memeriksa sampel barang yang diambil dari tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengungkap penyebab kebakaran.

"Ada beberapa sampel barang atau benda yang di ambil di lokasi kejadian untuk dilakukan uji laboratorium forensik. Penyebab kebakaran masih proses penyelidikan," ujar dia.

ADVERTISEMENT

"Total kerugian masih proses pendataan dari pihak pemilik toko batik," sambungnya.

Penampakan garis polisi yang dipasang di lokasi Hamzah Batik Malioboro, Jogja, yang terbakar pada Senin (28/9/2026) dini hari tadi.Penampakan garis polisi yang dipasang di lokasi Hamzah Batik Malioboro, Jogja, yang terbakar pada Senin (28/9/2026) dini hari tadi. Foto: Adji G Rinepta/detikJogja

Pesan Sultan HB X soal APAR

Terkait dengan kebakaran toko Hamzah Batik Malioboro, Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X mengingatkan agar setiap toko memiliki Alat Pemadam Api Ringan (APAR).

"Saya nggak tahu persis ya, di sana apakah sudah ada (alat) pemadam kebakaran, dalam arti yang di rumah gitu loh. Kan ada yang di tabung dan sebagainya. Apakah di sana ada? Kalau nggak, dibiasakan deh di toko-toko itu harus ada pemadam kebakaran yang pakai APAR," kata Sultan kepada wartawan di Gedung DPRD DIY, Rabu (30/9/2026) sore.

"Kalau ndak (memiliki alat pemadam), risikonya ya begitu. Jadi kalau memang belum ada, kita bisa mempertimbangkan untuk mungkin setiap toko dan sebagainya itu punya APAR itu," imbuhnya.

Sultan berpesan, toko yang sudah memiliki APAR juga harus melakukan pengecekan secara berkala.

"Ya paling sedikit, awal (kebakaran) itu sudah disemprot (APAR) sebelum ada pemadam kebakaran datang gitu. Tapi nek (kalau) tabung ya nek setahun ya kudu diisi meneh (harus diisi lagi), ora terus didingke wae (tidak lalu didiamkan saja)," ujar Sultan.

Api Diduga dari Lantai 3

Diberitakan sebelumnya, Toko Hamzah Batik Malioboro, Ngupasan, Gondomanan, Kota Jogja, terbakar pada Senin (28/9) dini hari. Api diduga berasal dari ruang dapur di lantai 3 gedung toko.

Ps Kasi Humas Polresta Jogja, Iptu Dani Hasan, menjelaskan kebakaran diduga terjadi sekitar pukul 1.30 WIB dini hari.

"Saksi bersama temannya sedang mengerjakan perbaiki kamar mandi di lantai 3 mendengar suara letupan benda yang terbakar," ujar Dani saat dihubungi, Senin (28/9).

"Saksi mengecek dan melihat api di ruang dapur lantai tiga. Selanjutnya Saksi memberitahukan sekuriti yang berjaga dan kemudian sekuriti mengambil apar untuk memadamkan api tersebut," sambungnya.

Tindakan dari petugas keamanan toko itu ternyata tak mampu menjinakkan api. Petugas itu lalu melapor ke Dinas Pemadam kebakaran dan penyelamatan (Damkarmat) Kota Jogja dan Polsek Gondomanan.

"Selang beberapa saat kemudian unit Damkar Kota Jogja, Polsek Gondomanan dan medis PSC 119 Kota Jogja sampai lokasi kejadian. Proses pemadaman melibatkan 12 Unit damkar, 1 unit mobil water cannon Polresta Jogja, 1 Truk Damkar milik TNI," kata Dani.

Api berhasil dipadamkan tepat menjelang Subuh, sekitar pukul 04.45 WIB. Dani memastikan tak ada korban jiwa dalam kejadian ini.



(dil/dil)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads