Pesan Walkot Jogja-Bupati Sleman agar Fans PSIM dan PSS Tetap Kompak

Pesan Walkot Jogja-Bupati Sleman agar Fans PSIM dan PSS Tetap Kompak

Adji G Rinepta - detikJogja
Rabu, 16 Sep 2026 15:07 WIB
Penandatanganan komitmen bersama di Mapolda DIY, Rabu (16/9/2026).
Penandatanganan komitmen bersama Walkot Jogja dan Bupati Sleman jelang derby DIY. (Foto: Adji Ganda Rinepta/detikJogja)
Sleman -

PSIM Jogja dan PSS Sleman bakal melakoni derby DI Yogyakarta di Super League 2026/2027. Para suporter atau fans pun diminta menjaga komitmen kondusifitas selama laga.

"Beberapa komitmen yang tertuang di dalam kesepakatan itu menyelesaikan separuh dari pekerjaan yang biasanya kita sering ada negosiasi pada hari H. Seperti misalkan situasi tidak memungkinkan harus dipindah tempat, nah itu juga sudah tertuang di dalam kesepakatan tadi," ujar Wali Kota Jogja Hasto Wardoyo usai seremonial penandatanganan komitmen bersama di Mapolda DIY, Rabu (16/9/2026).

Penandatanganan komitmen bersama itu juga disaksikan Asprov PSSI DIY, dan jajaran Polda DIY.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hasto pun berpesan kepada seluruh pihak terutama para suporter untuk menaati komitmen bersama ini. Ia berharap tak ada kelompok suporter yang mengingkari komitmen bersama ini.

ADVERTISEMENT

"Saya kira sudah jelas bahwa ada kesepakatan yang dibacakan, ditandatangani, ada PKS-nya yang semua sudah ada dari unsur suporter, dari unsur manajer, dari panitia penyelenggara, dan disaksikan oleh kita-kita semuanya," ujarnya.

"Kami sekali lagi berterima kasih dan kami ingin ikut menyukseskan bagaimana nanti PSIM bersama PSS bisa bersama-sama kita maju bareng dan kemudian semua terkondisi dengan baik," imbuh Hasto.

Sementara itu, Bupati Sleman Harda Kiswaya juga mengingatkan sejatinya suporter PSS maupun PSIM adalah sama-sama warga Jogja. Rivalitas dalam suporter itu wajar, namun tidak perlu menimbulkan gesekan-gesekan.

"Sekali lagi, saya suwun, saya minta dengan hati yang ikhlas dan hati yang murni, sungguh-sungguh bahwasanya yang ditandatangani hari ini betul-betul nanti bisa diwujudkan nyata, yang paling penting itu," ujar Harda.

"Oleh karena itu, tentu sebagai kita umat beragama, saya suwun apa yang disampaikan tadi, tidak minum (miras sebelum laga) dan tidak sebagainya. Tidak ada agama yang mengajarkan untuk minum dan sebagainya," imbuhnya.

Selain berpesan untuk suporter, Harda juga memberikan pesan untuk manajemen PSS dan PSIM agar serius dalam mengarungi liga. Tak ayal, menurutnya, salah satu pemicu kemarahan suporter adalah performa tim yang angin-anginan.

"Dan yang paling penting, tentu manajemen saya nyuwun, saya ingatkan untuk berprestasi. Karena salah satu sumber masalah juga, kekecewaan dari suporter itu kalau klubnya tidak berprestasi," pesan Harda.

"Saya suwun betul-betul prestasi klub betul-betul harus ditingkatkan sehingga performanya PSS, PSIM dalam Liga 1 betul-betul bisa membawa nama harum Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta, masyarakat Jogja," lanjutnya.

Sebelumnya, jelang pertemuan PSIM Jogja dan PSS Sleman dalam Super League 2026/2027, para suporter dari kedua tim menandatangani komitmen bersama. Selain suporter, komitmen juga diteken oleh manajer, match organizing committee (MOC) dari masing-masing klub.

Penandatanganan komitmen bersama ini dilakukan di Mapolda DIY dan disaksikan Wali Kota Jogja, Bupati Sleman, Asprov PSSI DIY, dan jajaran Polda DIY. Polda DIY juga turut membubuhi tanda tangan dalam komitmen ini.

Komitmen ini dibacakan bergantian oleh Manajer dua Klub, MOC dua klub, dan perwakilan empat kelompok suporter dari Laskar Mataram dan Super Elang Jawa. Mereka adalah Slemania, BCS, Brajamusti, dan The Maident.

Adapun secara garis besar, komitmen ini berisi beberapa poin yang intinya kesiapan menjaga kondusifitas pada saat pertandingan kedua tim digelar.

"Ini tentunya menjadi hal baik, semoga pertandingan kedua tim ini ke depannya dapat berjalan aman, kondusif, tertib, dan keselamatan juga dari penonton dan masyarakat dapat terjamin," Kabid Humas Polda Jogja Kombes Ihsan di Mapolda DIY, Rabu (16/9).

"Mari kita kawal komitmen ini agar bisa sampai ke akar rumput yang paling utama ya," sambungnya.



(ams/dil)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads