Malioboro Jogja Kini Punya Water Station Gratis Dab, Ini Lokasinya

Malioboro Jogja Kini Punya Water Station Gratis Dab, Ini Lokasinya

Adji G Rinepta - detikJogja
Selasa, 13 Jan 2026 17:06 WIB
Malioboro Jogja Kini Punya Water Station Gratis Dab, Ini Lokasinya
Fasilitas air minum gratis atau water station di Kawasan Malioboro Kota Jogja, Selasa (13/1/2026). Foto: Adji G Rinepta/detikJogja
Jogja -

Ada pemandangan baru di kawasan pedestrian Malioboro, Kota Jogja, yakni adanya kran air siap minum atau water station di beberapa titik. Fasilitas ini menjadi pelengkap di kawasan pedestrian Malioboro.

Pantauan detikJogja, Selasa (13/1/2026), salah satu water station ini berada di dekat Nol Kilometer Kota Jogja tepatnya di depan Istana Kepresidenan Jogja atau Gedung Agung. Water station ini berupa wastafel lengkap dengan keran air yang dilengkapi tata cara penggunaan.

Kepala UPT Pengelolaan Kawasan Cagar Budaya Dinas Kebudayaan (Disbud) Kota Jogja, Fitria Dyah Anggraeni, menjelaskan fasilitas ini sudah ada sejak akhir tahun lalu. Water station yang menggandeng PDAM ini ada di lima titik sepanjang Malioboro.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Di depan Inna Garuda, di depan Perpus, depan Kepatihan, depan Beteng (Vredeburg), dan depan Gedung Agung," jelas Fitria saat dihubungi, Selasa (13/1/2025).

ADVERTISEMENT

"Itu sebenarnya memang ada yang sudah lama ada, tapi memang ada beberapa yang rusak, dan PDAM support untuk memperbaiki memperbarui," sambung Anggi.

Fasilitas ini, kata Anggi, mulai dibangun sekitar bulan Desember 2025 dan mulai aktif menjelang periode libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Menurutnya, belum ada evaluasi penggunaan sejak adanya fasilitas ini.

"Masih ada yang belum paham betul penggunaan RO (Reverse Osmosis) itu sendiri, yang kami harapkan masyarakat teredukasi," papar Anggi.

"Kami belum melakukan pengamatan perilaku secara mendetail sih semenjak adanya RO, akhir Desember RO ini dipasang," imbuhnya.

Lebih lanjut Anggi menjelaskan pihaknya akan melibatkan Jogomaton untuk pengawasan. Sedangkan untuk perawatan teknisnya masih melibatkan PDAM.

"Dulu waktu RO baru terpasang malah buat cuci tangan, harapannya kalau yang kali ini salah satu cara untuk mengurangi penggunaan botol minum plastik sekali pakai," ungkapnya.

"Yang pernah ke Singapura atau ke mana, ke kota kota besar kan di pedestrian kan salah satu syaratnya lengkap kan harus ada air minum ini," lanjut Anggi.

Keberadaan water station ini menuai beragam respons dari masyarakat maupun wisatawan di Malioboro. Seperti Riski warga Bantul, ia malah mengaku sangsi terkait higienitas fasilitas ini.

"Itu kan (dipakai) rame-rame ya, jadi agak jijik gitu, higienis apa nggak gitu," ujar Riski saat ditemui detikJogja di Malioboro.

Pendapat berbeda datang dari Yudi warga Sleman. Ia mengapresiasi langkah pemerintah menyajikan fasilitas untuk warga maupun wisatawan.

"Ya bagus ini, buat wisatawan yang bingung cari minum. Tapi lebih baik memang pakai botol minum masing-masing gitu," pungkasnya.




(ams/dil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads