PSIM Jogja mengumumkan telah memagari salah satu pilar mereka, Cahya Supriadi, untuk musim depan. Manajemen Laskar Mataram menyatakan mereka melihat pemain 23 tahun itu sebagai aset masa depan klub.
General Manager PSIM, Steven Sunny, menuturkan manajemen menyodorkan perpanjangan kontrak berdurasi dua musim kepada Cahya karena kontribusi apiknya sepanjang Super League musim lalu. Diketahui, Cahya tampil sebanyak 32 kali dari 34 laga.
Berdasarkan statistik Transfermarkt, Cahya Supriadi membukukan 9 kali cleansheet, 42 kali kebobolan. Kemudian dikutip dari situs resmi klub, dia mencatatkan 107 penyelamatan, 1 assist, dan melepaskan 595 umpan sukses dari 797 percobaan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Alasan kita mempertahankan Cahya adalah karena performanya di musim ini memang cukup bagus. Secara keseluruhan penampilannya memuaskan untuk ukuran kiper muda seperti dia," jelas Steven dilansir situs PSIM, Jumat (5/6/2026).
Selain itu, performa impresif Cahya juga membuatnya mendapat panggilan memperkuat Tim Nasional (Timnas) Indonesia.
"Hal tersebut juga menjadi suatu kebanggaan bagi kita karena dia dipanggil oleh Timnas senior kemarin. Meski tidak bergabung untuk laga FIFA Matchday, tapi kemungkinan besar dia masih ada peluang untuk ikut AFF," ungkap Steven.
"Jadi, kita memang tidak hanya menginginkan pemain yang siap bermain (ready to play), tetapi kita juga ingin memiliki pemain potensial yang bisa dikembangkan. Salah satu contohnya adalah Cahya," imbuh dia.
Nyaman di Jogja
Terpisah, Cahya mengungkapkan alasannya bertahan bersama PSIM karena dia nyaman tinggal di Jogja.
"Alasan utama saya memperpanjang kontrak karena saya sudah merasa sangat nyaman berada di Yogyakarta. Kenyamanan ini saya rasakan, baik dari kotanya maupun dari segala atmosfer sepak bolanya yang telah saya lalui selama satu musim ini," tuturnya.
Selain itu, faktor keluarga juga jadi alasan lain pemain kelahiran Karawang tersebut tetap berseragam PSIM untuk musim depan.
"Ada pula faktor keluarga yang saat ini masih terus mendampingi dan mendukung saya di sini, sehingga proses negosiasi dapat berjalan dengan lancar hingga saya sepakat untuk bertahan dua musim ke depan," jelasnya.
Usai resmi dipertahankan PSIM, Cahya menyatakan bertekad memberi prestasi lebih baik bagi Laskar Mataram.
"Masuk ke musim kedua, harapan saya adalah bisa tampil konsisten untuk mempertahankan posisi sebagai kiper utama dan selalu memberikan kontribusi terbaik bagi tim," ucap eks kiper Bekasi City itu.
"Saya tahu, saat ini banyak pihak yang meragukan kami, tetapi hal itu justru menjadi motivasi besar. Kami ingin membuktikan kemampuan terbaik di lapangan dan membawa PSIM Jogja bersaing ketat di papan tengah hingga papan atas kompetisi," tambahnya.
(apu/afn)

Komentar Terbanyak
Pengirim Sapi Kurban 'TIW' ke Masjid Dekat Rumah Amien Rais dari Jakarta
Misteri Tewasnya Fotografer Keraton Jogja Sekeluarga Dalam Tenda Saat Kamping
Viral Pria Bawa Seprai Putih Disebut Pocong Mau Maling di Gunungkidul