Wajah Baru Pantai Sepanjang Kini Bersih Tanpa Kios Berderet

Wajah Baru Pantai Sepanjang Kini Bersih Tanpa Kios Berderet

Pradito Rida Pertana - detikJogja
Rabu, 07 Jan 2026 19:18 WIB
Wajah Baru Pantai Sepanjang Kini Bersih Tanpa Kios Berderet
Penampakan Pantai Sepanjang yang saat ini tidak terdapat kios di pinggir Pantai, Rabu (7/1/2026). (Foto: Pradito Rida Pertana/detikJogja)
Gunungkidul -

Pantai Sepanjang di Tanjungsari, Gunungkidul saat ini memiliki wajah baru dengan hilangnya sejumlah kios di pinggir Pantai tersebut. Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih menyebut nantinya Pantai Sepanjang dikonsep mirip Pantai Jimbaran, Bali.

Endah mengatakan, pembongkaran kios dilakukan oleh pedagang di Pantai Sepanjang. Pasalnya, Pemkab Gunungkidul telah memindahkan lokasi kios ke sisi utara Jalan.

"Pembongkaran kios oleh pedagang sudah selesai hari ini, karena hari ini memang hari terakhir untuk pembongkaran kios," katanya kepada wartawan di Gunungkidul, Rabu (7/1/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Endah menyebut, nantinya tidak boleh ada pedagang yang melakukan kapling untuk payung dan tikar di pinggir Pantai Sepanjang. Sebagai gantinya, pedagang boleh memasang meja dan kursi di pinggir Pantai saat malam hari.

ADVERTISEMENT

"Dengan tampilan baru Pantai Sepanjang, nanti tidak boleh ada pengkaplingan payung dan tikar. Tapi kalau malam hari pedagang boleh memasang meja dan kursi (di pinggir Pantai) dengan catatan jam enam pagi dikembalikan ke kios lagi," ujarnya.

Sehingga, lanjut Endah, nantinya wisatawan bisa menyantap aneka kuliner seafood dan makanan lainnya di pinggir Pantai. Di mana suasana tersebut seperti di Pantai-pantai Bali.

"Karena kawasan ini (Pantai Sepanjang) mau dibuat mirip seperti di Jimbaran (Bali)," ucapnya.

Terlepas dari hal tersebut, Endah mengungkapkan bahwa akan ada pembangunan talut hingga tanaman di Pantai Sepanjang. Mengingat nantinya di Pantai Sepanjang akan terdapat pedestarian dengan panjang 550 meter dan lebar 2,5 meter.

"Untuk pedestarian akan kami bicarakan karena membutuhkan anggaran sekitar Rp 3 miliar," katanya.




(aku/alg)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads