10 Penyebab Donat Gagal Mengembang Sempurna dan Tips Membuat Adonan yang Benar

10 Penyebab Donat Gagal Mengembang Sempurna dan Tips Membuat Adonan yang Benar

Desi Rahmawati - detikJogja
Kamis, 15 Jan 2026 13:48 WIB
10 Penyebab Donat Gagal Mengembang Sempurna dan Tips Membuat Adonan yang Benar
Donat. (Foto: Kobby Mendez/Unsplash)
Jogja -

Donat termasuk cemilan yang terbilang mudah untuk dibuat. Namun, masih banyak orang yang mendapatkan hasil donat yang gagal mengembang sempurna. Apa saja penyebabnya?

Donat yang gagal mengembang akan memiliki tekstur yang keras dan dan tidak berserat. Penyebabnya bisa disebabkan dari kesalahan-kesalahan saat membuat adonannya. Kesalahan tersebut dapat memengaruhi proses fermentasi, proses pengembangan adonan, dan tekstur donat.

Nah, bagi detikers yang termasuk pemula dalam membuat donat, lebih baik ketahui penyebab donat bisa gagal mengembang. Dengan begitu, detikers dapat menghindari kesalahan saat membuat adonan donat dan bisa mendapatkan donat yang mengembang serta lembut. Yuk, simak beberapa penyebab donat gagal mengembang sempurna dan tips membuat adonan donat yang benar di bawah ini!

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Penyebab Donat Gagal Mengembang Sempurna

Donat yang gagal mengembang sempurna disebabkan oleh beberapa faktor. Dirangkum dari laman Salt n Sprinkles dan laman The Daily Meal, penyebab donat gagal mengembang sempurna mencakup berikut ini.

ADVERTISEMENT

1. Ragi Sudah Kadaluarsa

Penyebab pertama donat gagal mengembang adalah penggunaan ragi yang sudah kadaluarsa. Ragi yang telah dibuka sejak lama dan tidak disimpan dengan benar akan menyebabkan ragi menjadi tidak aktif. Masa aktif ragi adalah sekitar 4-6 bulan saja. Lebih dari itu, ragi kemungkinan sudah tidak bisa digunakan lagi.

2. Tidak Menguji Ragi Sebelum Dipakai

Jika menggunakan ragi lama dan tidak diuji sebelum dipakai, kemungkinan besar donat akan menjadi keras. Ragi yang bisa dipakai adalah ragi yang berbusa ketika diuji. Cara menguji ragi adalah dengan memasukannya ke dalam air hangat, campurkan sedikit gula, lalu diamkan selama 10 menit.

3. Air Pelarut Ragi Terlalu Panas

Saat membuat adonan donat, ragi memang lebih baik dilarutkan dengan air hangat. Namun, jika airnya terlalu panas, ragi akan mati dan tidak akan mengembang. Akibatnya, donat menjadi gagal mengembang sempurna.

4. Ragi Bersentuhan dengan Garam

Penyebab selanjutnya adalah adanya kontak antara ragi dengan garam. Garam bisa menyerap kelembapan dari ragi dan menyebabkan ragi tidak bisa mengembang.

5. Adonan Tidak Mengembang di Tempat yang Hangat

Proses pengembangan adonan yang baik adalah di tempat yang hangat. Mengembangkan adonan di tempat yang dingin, seperti di dalam kulkas menyebabkan proses pengembangan menjadi lama. Selain itu, ragi tidak bisa mengembang dengan baik jika berada di tempat yang tidak hangat.

6. Tidak Mengolesi Mangkuk dengan Minyak

Selain menempatkan di tempat yang hangat, proses pengembangan adonan harus di mangkuk yang sudah diolesi minyak. Jika tidak mengolesi mangkuk dengan minyak, adonan bisa menempel pada mangkuk dan tidak mengembang.

7. Tidak Menggunakan Tepung yang Benar

Donat tidak mengembang sempurna juga bisa disebabkan oleh penggunaan tepung yang tidak benar. Terdapat beberapa jenis tepung yang sebenarnya tidak cocok digunakan sebagai bahan dasar donat. Misalnya tepung berprotein rendah akan menghasilkan donat yang lembek dan hancur saat digoreng.

8. Mengaduk Adonan Terlalu Lama atau Sebentar

Mengaduk adonan terlalu lama menyebabkan kandungan gluten terbentuk dalam jumlah yang terlalu banyak. Akibatnya donat akan menjadi keras dan tidak mengembang. Begitu juga dengan pengadukan yang sebentar akan menyebabkan tekstur adonan menjadi kasar dan mudah hancur.

9. Minyak Belum Panas

Suhu minyak goreng yang belum panas juga menyebabkan donat gagal mengembang sempurna. Suhu minyak yang tinggi dan stabil akan membuat donat mengembang dengan baik.

10. Menggoreng Banyak Donat Sekaligus

Terakhir, donat gagal mengembang disebabkan oleh banyaknya donat yang digoreng sekaligus. Hal ini akan menyebabkan suhu minyak menjadi rendah dan donat menjadi padat.

Tips Membuat Adonan Donat yang Benar

Untuk mendapatkan donat yang mengembang sempurna, perlu memperhatikan cara pembuatan adonan yang benar. Berikut tips membuat adonan donat yang dikutip dari buku Variasi Donat karya Tim Dapur DeMedia agar donat mengembang saat digoreng.

1. Gunakan Tepung Terigu Berprotein Tinggi

Untuk membuat donat, pastikan menggunakan tepung terigu dengan kadar protein atau gluten yang tinggi atau bisa juga menggunakan tepung terigu serbaguna. Tepung terigu yang kadar proteinnya tinggi akan menghasilkan donat yang padat dan agar berat. Sementara tepung terigu serbaguna akan menghasilkan donat yang lebih ringan.

2. Gunakan Bread Improver

Untuk menghasilkan donat yang mengembang sempurna, diperlukan bahan pengembang seperti bread improver. Bahan ini akan membuat donat lebih mekar, lembut, dan tidak mengeras saat dingin.

3. Campur Bahan Kering Terlebih Dahulu

Dalam proses pencampuran bahan, lebih baik campurkan semua bahan kering terlebih dahulu sebelum mencampurkan bahan cair. Hindari kontak ragi dengan garam karena akan menyebabkan ragi tidak berfungsi. Oleh karena itu, margarin dan garam dimasukkan ketika semua bahan sudah tercampur rata.

4. Perhatikan Waktu Menguleni Adonan

Waktu menguleni adonan yang benar adalah selama 15-25 menit sampai adonan tidak menempel di tangan atau sampai adonan kalis. Jangan uleni adonan terlalu lama karena akan menyebabkan dehidrasi pada adonan.

5. Jangan Bentuk Adonan Berulang-ulang

Untuk menghasilkan donat yang lembut, hindari pembentukan adonan secara berulang-ulang karena akan menyebabkan pori-pori donat menjadi kasar. Jika membuat donat yang tengahnya berlubang tanpa cetakan, ambil 50 gram adonan dan bentuk menjadi bola. Diamkan selama 20 menit, lalu tusuk tengahnya dengan sumpit bambu dan goreng sambil diputar.

6. Fermentasi Adonan Secara Tepat

Ketika tahap fermentasi, tutup dengan kain dan letakkan di tempat yang hangat. Jangan memfermentasi adonan lebih dari 1 jam karena ragi akan terlalu lama aktif. Akibatnya, adonan menjadi masam.

Resep Dasar Donat

Setelah mengetahui penyebab dan tips membuat adonan donat yang benar. Masih dikutip dari sumber yang sama, detikers bisa mencoba membuat adonan dasar donat dengan resep berikut.

Bahan:

  • 600 gram tepung terigu serbaguna
  • 11 gram ragi instan
  • Β½ sdt bread improver
  • 80 gram gula pasir
  • 4 buah kuning telur
  • 250 ml susu hangat
  • 75 gram mentega/margarin
  • Β½ sdt garam

Cara membuat:

  1. Campur tepung terigu, ragi instan, bread improver, gula pasir, dan kuning telur menjadi satu.
  2. Uleni adonan sambil menuang susu hangat ke dalam adonan. Uleni hingga rata.
  3. Tambahkan mentega atau margarin ke adonan donat. Uleni hingga adonan tidak menempel di tangan atau di mangkuk tempat adonan.
  4. Bulatkan adonan, lalu tutup mangkuk tempat adonan dengan kain. Letakkan di tempat hangat selama 30 menit.
  5. Setelah adonan mengembang hingga dua kali ukuran awal, kempiskan.
  6. Uleni adonan selama 3 menit, lalu diamkan adonan selama 15-20 menit.
  7. Adonan donat siap dicetak dan digoreng.

Nah, itu dia sederet penyebab donat gagal mengembang sempurna dan tips membuat adonan yang benar. Semoga dapat membantu detikers!

Artikel ini ditulis oleh Desi Rahmawati peserta Program MagangHub Bersertifikat dari Kemnaker di detikcom.




(sto/dil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads