Kucing merupakan salah satu hewan peliharaan yang banyak dijumpai di masyarakat Indonesia. Tingkah lakunya yang lucu dan dianggap menggemaskan membuat banyak orang senang memelihara kucing di rumah. Namun, dalam kepercayaan masyarakat Jawa, kucing bukanlah sekadar hewan peliharaan biasa.
Dalam Primbon Jawa, beberapa jenis kucing dipercaya memiliki pertanda tertentu bagi pemiliknya. Ada kucing yang diyakini membawa keberuntungan, kelancaran rezeki, keselamatan, hingga kemudahan dalam menjalani hidup.
Kepercayaan tersebut salah satunya tertulis dalam naskah kuno Serat Ngalamating Kucing yang membahas ciri-ciri kucing beserta makna yang dibawanya. Menariknya, dari berbagai jenis kucing tersebut, kucing yang memiliki ekor tumpul atau pendek dipercaya mempunyai pertanda baik yang lebih kuat dibandingkan jenis lainnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dirangkum dari artikel berjudul 'Serat Ngalamating Kucing Mitos Kucing dalam Budaya Jawa' oleh Mirya A., berikut 10 jenis kucing yang dianggap membawa rezeki bagi pemiliknya. Yuk simak ulasan lengkapnya!
1. Kucing Wulan Krahingan
Wulan Krahingan merupakan kucing yang memiliki bulu hitam polos di hampir seluruh tubuhnya, namun terdapat corak putih pada bagian perut sebelah kiri. Dalam Primbon Jawa, jenis kucing ini dipercaya membawa keberuntungan dan memudahkan tercapainya keinginan pemiliknya. Selain itu, pemilik kucing berjenis ini dipercaya akan lebih mudah memperoleh rezeki, harapan, serta keberuntungan dalam kehidupan sehari-hari.
Kepercayaan mengenai kucing Wulan Krahingan tertulis dalam Serat Ngalamating Kucing bait keempat berikut:
Aja sira ngingu kucing
Awak ireng pan sadaya
Lambung kiwa tembong puteh
Ngalamatipun prayoga
Aran wulan krahingan
Tinekan sasedyanipun
Yen bundhel langkung utama
Artinya:
Jangan kamu memelihara kucing
Yang badannya hitam semua
Perut sebelah kiri bercorak putih
Akan membawa kebaikan
Dinamakan kucing Wulan Krahingan
Akan terkabul segala keinginannya
Kalau ekornya tumpul lebih baik
2. Kucing Leksana Nira
Leksana Nira merupakan jenis kucing yang dipercaya membawa keberuntungan dan rezeki menurut Primbon Jawa. Pemilik kucing ini juga dipercaya akan memperoleh kehidupan yang lebih tenteram, penuh kebahagiaan, serta dilimpahi rezeki. Ciri khas kucing ini adalah memiliki bulu berwarna hitam, sementara keempat kakinya bercorak atau belang putih.
Kepercayaan mengenai kucing Leksana Nira tertulis dalam Serat Ngalamating Kucing bait kedua berikut:
Yen arsa ngingu kucing
Sukune pacal sakawan
Utama ireng ulese
Abecik leksana nira
Kang ngingu suka wirya
Akathah rejekinipun
Yen buntut bundhel utama
Artinya:
Jika ingin memelihara kucing
Cari yang keempat kakinya belang putih
Utamanya yang hitam bulunya
Dinamakan Leksana Nira
Yang memelihara akan bahagia
Banyak rezekinya
Apalagi jika ekornya tumpul
3. Kucing Pujanggana Mengku
Pujanggana Mengku merupakan jenis kucing yang memiliki ciri khas badan berwarna putih, sementara bagian kepalanya berwarna hitam. Dalam Primbon Jawa, kucing ini dipercaya membawa berbagai pertanda baik bagi pemiliknya, mulai dari keberuntungan, kelancaran rezeki, hingga kesehatan.
Kepercayaan mengenai kucing Pujanggana Mengku tertulis dalam Serat Ngalamating Kucing bait keenam berikut:
Lamun sira nginggu kucing
Awake seta sadaya
Anging acemeng sirahe
Iku lamate prayoga
Ageng mangurah ira
Aran pujanggana mengku
Yen bundhel langkung utama
Artinya:
Jika kamu memelihara kucing
Badannya putih semua
Namun hanya kepalanya saja yang hitam
Itu pertanda baik
Banyak kelebihanmu
Dinamakan Pujanggana Mengku
Yang ekornya tumpul lebih utama
4. Kucing Satriya Tapa
Satriya Tapa adalah jenis kucing yang memiliki ciri khas pada empat telapak kakinya yang berwarna belang putih. Selain itu, bagian mulut dan area matanya juga memiliki corak putih. Dalam Primbon Jawa, kucing ini dipercaya sebagai pembawa pertanda baik dan dapat membantu terkabulnya keinginan pemiliknya. Kepercayaan tersebut tertulis dalam Serat Ngalamating Kucing bait kedelapan berikut:
Lamun sira nginggu kucing
Dalamakan papat pethak
Terus cangkem lan netrane
Iku lamate prayoga
Aren satriya tapa
Sakarsanira dinulur
Yen bundhel langkung utama
Artinya:
Jika kamu memelihara kucing
Yang telapak kakinya belang putih
Begitu juga mulut dan matanya
Itu pertanda baik
Disebut Satriya Tapa
Keinginanmu dikabulkan
Yang berekor tumpul paling utama
5. Kucing Pandhita Lelaku
Pandhita Lelaku merupakan jenis kucing yang dipercaya membawa pertanda baik menurut Primbon Jawa. Ciri khas kucing ini adalah adanya garis putih yang membentang dari bagian punggung hingga ke mulutnya, sementara warna bulu lainnya bisa beragam. Kepercayaan mengenai kucing Pandhita Lelaku tercantum dalam Serat Ngalamating Kucing bait kesepuluh berikut:
Lamun sira nginggu kucing
Gigiripun dalir pethak
Ules sarupa-rupane
Yen terus lan cangkemira
Lamatipun prayoga
Aran pandhita lelaku
Yen bundhel langkung utama
Artinya:
Kalau kamu memelihara kucing
Di punggungnya bergaris putih
Apa saja warna bulunya
Sampai pada mulutnya
Itu perlambang bagus
Disebut Pandhita Lelaku
Yang ekornya tumpul lebih baik
6. Kucing Sangga Buwana
Sangga Buwana merupakan jenis kucing yang memiliki ciri khas berupa punggung belang dengan warna wajah yang serupa dengan warna bulu pada tubuhnya. Dalam Primbon Jawa, kucing ini dipercaya membawa pertanda baik dan menjadi simbol terkabulnya doa bagi pemiliknya. Kepercayaan tersebut tertulis dalam Serat Ngalamating Kucing bait ke-12 berikut:
Lamun sira nginggu kucing
Gigire tembong punika
Ules sarupa rupane
Iku lamate prayoga
Aran sangga buwana
Lulus dongane kang nginggu
Yen bundhel langkung utama
Artinya:
Jika kamu memelihara kucing
Yang punggungnya belang
Bulunya serupa wajahnya
Itu pertanda baik
Disebut Sangga Buwana
Terkabul doa bagi yang memelihara
Yang ekornya tumpul lebih utama
7. Kucing Wisnu Atapa
Wisnu Atapa merupakan jenis kucing yang dalam Primbon Jawa digambarkan sebagai kucing pendiam atau jarang mengeluarkan suara. Selain itu, warna wajahnya serupa dengan warna bulu di tubuhnya. Kucing ini dipercaya membawa berbagai kebaikan bagi pemiliknya, seperti keselamatan, kesehatan, dan ketenteraman hidup.
Kepercayaan mengenai kucing Wisnu Atapa tercantum dalam Serat Ngalamating Kucing bait ke-14 berikut:
Lamun sira nginggu kucing
Bisu datan darbe swara
Ules sarupa rupane
Iku lamate prayoga
Aras wisnu atapa
Pan ageng wilalatipun
Sampun dipun siya-siya
Artinya:
Kalau kamu memelihara kucing
Diam tanpa ada suara
Bulu serta mukanya
Itu akan menjadi baik
Seperti dewa yang bertapa
Namun besar risikonya
Jangan pernah menganiayanya
Dalam tafsir Primbon Jawa, kucing Wisnu Atapa dianggap memiliki aura yang kuat dan membawa perlindungan bagi rumah maupun pemiliknya. Namun, terdapat pesan penting dalam bait tersebut, yakni larangan untuk menyia-nyiakan atau menganiaya kucing tersebut. Konon, perlakuan buruk terhadap kucing Wisnu Atapa dipercaya dapat mendatangkan kesialan atau penderitaan bagi pemiliknya.
8. Kucing Rekatha Sura
Rekatha Sura adalah jenis kucing yang memiliki ciri khas berupa pusaran bulu atau pola menyerupai pusar pada bagian kepala dan dadanya. Dalam Primbon Jawa, kucing dengan tanda tersebut dipercaya membawa pertanda yang sangat baik bagi pemiliknya karena pusaran dianggap menjadi tanda istimewa yang tidak dimiliki semua kucing. Kepercayaan mengenai kucing Rekatha Sura tertulis dalam Serat Ngalamating Kucing bait ke-10 berikut:
Padha ngulatana kucing
Ingkang darbe nyeng unyengan
Ing sirah miwah dhadhane
Atanapi gigir ira
Aran rekatha sura
Becike kalangkung langkung
Aran kucing candra mawa
Artinya:
Lihatlah kucing
Yang mempunyai pusar bulu
Di bagian kepala dan dadanya
Tanpa membuat kekacauan
Dinamakan Rekatha Sura
Baiknya berlebih-lebih
Disebut Candra Mawa
9. Kucing Sari Kuning
Sari Kuning merupakan jenis kucing yang memiliki ciri khas berupa garis memanjang dari bagian punggung hingga ke wajahnya. Dalam Primbon Jawa, kucing ini dipercaya membawa manfaat besar dan menjadi simbol keberuntungan bagi pemiliknya. Bahkan, kucing ini diibaratkan seperti "menyimpan emas", yang melambangkan nilai keberuntungan dan manfaat besar bagi kehidupan pemiliknya.
Kepercayaan tersebut tertulis dalam Serat Ngalamating Kucing bait ke-21 berikut:
Lamun sira nginggu kucing
Kang dalir gigire ika
Terus marang reraine
Becik ing mupangat ira
Sari kuning wastanya
Kang nginggu kucing puniku
Lir sipen mas tanpa ana
Artinya:
Jika kamu memelihara kucing
Yang punggungnya bergaris panjang
Kemudian juga wajahnya
Baik manfaatnya untuk kita
Sari Kuning namanya
Yang memelihara kucing itu
Ibaratnya menyimpan emas
10. Kucing Udan Emas
Udan Emas merupakan jenis kucing yang memiliki ciri khas bulu berwarna merah keputih-putihan, menyerupai warna rusa atau menjangan. Dalam Primbon Jawa, kucing ini dipercaya sebagai pembawa rezeki dan kemuliaan bagi orang yang memeliharanya. Nama "Udan Emas" sendiri memiliki makna hujan emas, yang melambangkan datangnya keberuntungan dan kemakmuran secara terus-menerus.
Kepercayaan mengenai kucing Udan Emas tertulis dalam Serat Ngalamating Kucing bait ke-22 berikut:
Sampun sira nginggu kucing
Abang semu putih ika
Kadya menjangan warnane
Abecik panedha nira
Akeh rejeki nira
Uleh derajat kang nginggu
Aran kucing udan emas
Artinya:
Kamu sudah memelihara kucing
Merah keputihan warna kucing itu
Seperti menjangan warnanya
Lebih baik berilah makan dia
Maka akan banyak rezeki
Mendapat derajat lah yang memelihara
Disebut kucing Udan Emas
Itulah 10 jenis kucing yang dipercaya membawa nasib baik untuk pemiliknya menurut Primbon Jawa. Apakah kucingmu termasuk detikers?
Artikel ini ditulis oleh Sri Wahyuni Oktafia peserta Program MagangHub Bersertifikat dari Kemnaker di detikcom
(num/alg)












































Komentar Terbanyak
Kata Gerindra soal Juri Lomba Cerdas Cermat MPR: Harusnya Minta Maaf ke Ocha
Desil 5 DTSEN Dapat Bantuan Apa Saja? Ini Penjelasan dan Cara Ceknya
11 Bayi Dievakuasi dari Rumah di Pakem Sleman