Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) mendorong mahasiswa tidak hanya berorientasi menjadi pencari kerja setelah lulus. Kampus tersebut mengembangkan berbagai program kewirausahaan untuk mencetak mahasiswa menjadi entrepreneur atau pengusaha.
Sekretaris Universitas UMY, Dr. Bachtiar Dwi Kurniawan, mengatakan pengembangan entrepreneur menjadi salah satu fokus UMY. Salah satunya melalui Sentra Inkubasi Bisnis (SEBI) yang menyasar mahasiswa.
"Entrepreneur kita itu menyasar pada tiga. Pertama, dosen dengan paten, dengan hilirisasi itu. Mahasiswa dengan inkubasi bisnis, dengan inkubasi bisnis SEBI itu, dan yang ketiga adalah universitasnya," ujar Bachtiar saat dihubungi detikJogja, Jumat (21/8/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurutnya, mahasiswa yang memiliki potensi dan ketertarikan terhadap dunia bisnis akan didata oleh kampus. Mereka kemudian dapat mengajukan proposal untuk memperoleh dukungan pendanaan.
"Dari sisi pendidikan, kami punya mata kuliah yang kurikulumnya itu entrepreneur. Jadi, mata kuliah-mata kuliah entrepreneur itu disediakan bagi mahasiswa. Terus yang kedua, kami menginventarisir potensi-potensi entrepreneur dari mahasiswa," ujarnya.
Bachtiar menambahkan, UMY juga mengalokasikan anggaran khusus untuk mendukung rintisan bisnis mahasiswa.
"Kami memang mengalokasikan anggaran khusus untuk rintisan-rintisan inkubasi bisnis, dan yang kedua, rintisan-rintisan terkait startup-startup yang diinisiasi oleh mahasiswa," jelasnya.
Bachtiar menyebut bisnis yang dikembangkan mahasiswa saat ini banyak bergerak di sektor digital. Rintisan berbasis platform dan layanan online disebut lebih dominan dibandingkan bisnis manufaktur maupun pengolahan.
"Anak-anak lebih banyak yang inovasi-inovasi digital itu lho. Online, berbasis platform kayak gitu-gitu banyak juga, anak-anak ke sana," tuturnya.
Dukungan dari kampus juga ditunjukkan melalui kesempatan bagi produk mahasiswa dipamerkan di berbagai ekspo kewirausahaan yang digelar UMY.
"Nah itu salah satu untuk mendisplay produk-produk inovasi entrepreneur mahasiswa," katanya.
Bachtiar berharap dari program tersebut semakin banyak mahasiswa UMY yang mampu membangun bisnis sendiri dan berkembang menjadi entrepreneur setelah lulus.
"Harapannya tentu semakin banyak mahasiswa kami yang lulus nanti bisa mengembangkan bisnis sendiri. Jadi tidak hanya menjadi pencari kerja saja," pungkasnya.
