BGN Ungkap Pengadaan 21.801 Motor Listrik untuk Operasional Kepala SPPG

Nasional

BGN Ungkap Pengadaan 21.801 Motor Listrik untuk Operasional Kepala SPPG

Ridwan Arifin - detikJogja
Selasa, 07 Apr 2026 19:30 WIB
Kepala BGN Dadan Hindayana
Kepala BGN Dadan Hindayana. Foto: Brigitta Belia/detikcom
Jogja -

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana mengungkapkan pengadaan motor untuk mendukung operasional program Makan Bergizi Gratis (MBG), khususnya bagi Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), merupakan bagian dari perencanaan anggaran tahun 2025.

"Pengadaan motor ini memang masuk dalam anggaran 2025. Fungsinya untuk mendukung operasional Kepala SPPG," kata Dadan dikutip dari keterangan resminya, Selasa (7/4/2026), dilansir detikOto.

Dadan memastikan bahwa motor tersebut hingga kini belum didistribusikan karena harus melalui proses administrasi sebagai Barang Milik Negara (BMN).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Motor tersebut belum dibagikan. Setelah seluruhnya lengkap, akan dicatat terlebih dahulu sebagai BMN sebelum didistribusikan," ujar dia.

ADVERTISEMENT

Menurutnya, proses realisasi pengadaan motor secara bertahap dimulai pada Desember 2025.

Di sisi lain, terkait informasi yang beredar di media sosial mengenai jumlah pengadaan mencapai 70.000 unit, Dadan menegaskan bahwa kabar tersebut tidak benar.

"Informasi 70.000 unit itu tidak benar. Realisasi total motor listrik sebanyak 21.801 unit dari 25.000 unit yang dipesan di tahun 2025," ucap dia.

Dadan mengimbau masyarakat tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi, serta dapat memahami bahwa pengadaan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam memastikan kelancaran pelaksanaan Program MBG di seluruh Indonesia.

Diberitakan detikcom sebelumnya, video viral itu terlihat deretan motor listrik berada di sebuah gudang besar. Pembuat konten mengatakan jumlah motor ada 70 ribu dan dialokasikan untuk SPPG di wilayah Jawa Barat.

"Ini yang saya spill semua motor ada 70 ribu motor untuk wilayah Provinsi Jawa Barat doang, nah kira-kira semua karyawannya atau kepala dapur SPPG-nya saya kurang paham, saya nggak berani nyebarin berita hoax, tapi yang jelas ini untuk Provinsi Jawa Barat doang, ada 70 ribu unit motor," kata si pembuat konten tersebut.




(dil/alg)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads