Ulah Bu Dukuh di Gunungkidul VCS Pria Lain Berujung Minta Maaf

Ulah Bu Dukuh di Gunungkidul VCS Pria Lain Berujung Minta Maaf

Tim detikJogja - detikJogja
Selasa, 21 Jul 2026 06:00 WIB
ilustrasi bermain ponsel
Ilustrasi Bu Dukuh di Gunungkidul VCS dengan pria lain. (Foto: Getty Images/PeopleImages)
Jogja -

Momen seorang istri dukuh di Tanjungsari, Gunungkidul, mengakui salah usai melakukan video call (VC) bermuatan asusila dengan pria lain menuai sorotan di media sosial. Dalam video itu Bu Dukuh tersebut meminta maaf karena telah khilaf dan berjanji tak akan mengulangi perbuatannya lagi.

Postingan itu diunggah akun Instagram @gunungkidul.update. Dalam video itu tampak seorang wanita memakai baju batik, berkacamata, dan berkerudung hitam duduk bersimpuh.

Terlihat di sisi kanan kiri wanita itu beberapa pria yang duduk bersila. Mereka tampak mendengarkan pernyataan Bu Dukuh tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Seorang perempuan berinisial D, istri oknum dukuh berinisial M di Kapanewon Tanjungsari, Kabupaten Gunungkidul, menyampaikan permintaan maaf di hadapan sejumlah tokoh masyarakat setelah diduga terlibat dalam video call bermuatan asusila dengan seorang pria. Permintaan maaf tersebut dilakukan dengan didampingi suaminya. Dalam pernyataannya, D mengakui telah melakukan perbuatan yang menjadi perbincangan di tengah masyarakat serta menyampaikan penyesalan," kata akun Instagram @gunungkidul.update seperti dilihat detikJogja, Senin (20/7/2026).

ADVERTISEMENT

"la juga berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya di kemudian hari. Kasus ini mencuat setelah beredar tangkapan layar yang diduga berasal dari aktivitas video call tersebut melalui aplikasi WhatsApp. Penyebaran gambar itu memicu perbincangan di kalangan warga dan menimbulkan keresahan. Sejumlah tokoh masyarakat kemudian memfasilitas pertemuan untuk menyelesaikan persoalan tersebut secara kekeluargaan. Dalam forum itu, D menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat dan meminta agar persoalan tersebut tidak kembali terulang," lanjut akun tersebut.

Peristiwa VCS berujung 'disidang' warga itu pun dibenarkan polisi. Namun, saat video itu dibuat, tak ada polisi yang mendampingi.

"Memang benar ada peristiwa itu. Tapi kami tidak ada di situ (polisi yang dilibatkan dalam pembuatan video permintaan maaf)," kata Kapolsek Tanjungsari AKP Agus Fitriyatna saat dimintai konfirmasi detikJogja.

Agus menyebut kasus itu diselesaikan secara kekeluargaan. Tak ada laporan yang masuk ke polisi.

Sementara itu, Panewu atau Camat Tanjungsari Sri Intiyastuti mengatakan peristiwa itu terjadi di Kalurahan Kemiri, Tanjungsari, Gunungkidul. Dia mengaku telah mengetahui kasus tersebut.

Di sisi lain, yang bersangkutan merupakan istri dari seorang dukuh. Di mana sebenarnya adalah warga biasa, namun karena labelnya istri seorang dukuh menimbulkan sorotan khusus di masyarakat.

Sri menyebut ada prosedur untuk memberikan sanksi. Salah satu yang dipertimbangkan adalah keterlibatan yang bersangkutan.

"Tidak bisa serta merta diberi sanksi, ada prosedurnya. Misalnya sanksi perlu ditengok ada keterlibatan tidak dan masyarakat bagaimana. Nanti kita lihat prosesnya seperti apa, apakah ini hanya berdiri sendiri kasusnya atau seperti apa," katanya.



(ams/apl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads