- Harga Sembako Jogja 13 Februari 2026 Versi PIHPS
- Penyebab Harga Sembako Berubah-ubah 1. Produksi (Internal) 2. Distribusi (Internal) 3. Sumber Pasokan (Internal) 4. Permintaan dan Penawaran (Eksternal) 5. Jumlah Pesaing (Eksternal)
- FAQ 1. Sembilan bahan pokok itu apa saja? 2. Cabai rawit naik atau turun? 3. Mengapa harga sembako bisa berbeda antardaerah?
Harga Sembilan Bahan Pokok (Sembako) terkhusus dan bahan pangan mungkin berubah tiap hari. Pergeseran angka tersebut mesti diketahui agar merencanakan pengeluaran dengan tepat.
Dilansir Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Bank Indonesia pada Jumat, 13 Februari 2026, pukul 12.30 WIB, satu-satunya bahan pangan di Kota Jogja yang mendapat pembaruan harga adalah rawit merah. Harga jenis cabai satu ini tercatat kembali naik.
Kemarin sempat turun dari Rp 89.000 menjadi Rp 88.000, harga cabai rawit merah ngegas lagi hari ini. Angka terbarunya menyentuh Rp 90.500 per kilogram.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ini adalah harga tertinggi rawit merah sejak 2026 dimulai. Lonjakan harga rawit merah tercatat pada 5 Februari lalu, melompat dari Rp 68.000 menjadi Rp 81.250 sekilo. Setelahnya, rawit merah mengalami pasang surut hingga menembus koridor 90 ribuan pada Jumat, 13 Februari 2026.
Harga rata-rata cabai rawit merah di puluhan provinsi Indonesia hari ini adalah Rp 76.750/kg. Provinsi dengan banderol harga tertinggi adalah DKI Jakarta (Rp 103.950), sedangkan yang terendah Sumatera Utara (Rp 36.500).
Bagaimana dengan harga bahan pokok lainnya? Berikut daftar lengkap harga sembako Jogja hari ini 13 Februari 2026.
Harga Sembako Jogja 13 Februari 2026 Versi PIHPS
Perlu dicatat, harga final PIHPS tersedia pada hari kerja setiap pukul 13.00 WIB. Dalam kondisi tertentu, waktu update data final mungkin lebih lama.
- Bawang merah ukuran sedang: Rp 42.750/kg
- Bawang putih ukuran sedang: Rp 42.500/kg
- Beras kualitas bawah I: Rp 13.150/kg
- Beras kualitas bawah II: Rp 12.150/kg
- Beras kualitas medium I: Rp 14.900/kg
- Beras kualitas medium II: Rp 14.150/kg
- Beras kualitas super I: Rp 16.000/kg
- Beras kualitas super II: Rp 15.000/kg
- Cabai merah besar: Rp 48.250/kg
- Cabai merah keriting: Rp 40.000/kg
- Cabai rawit hijau: Rp 59.000/kg
- Cabai rawit merah: Naik dari Rp 88.000 menjadi Rp 90.500/kg
- Daging ayam ras segar: Rp 40.250/kg
- Daging sapi kualitas 1: Rp 145.000/kg
- Daging sapi kualitas 2: Rp 137.500/kg
- Gula pasir kualitas premium: Rp 18.400/kg
- Gula pasir lokal: Rp 18.000/kg
- Minyak goreng curah: Rp 18.900/kg
- Minyak goreng kemasan bermerk 1: Rp 21.750/kg
- Minyak goreng kemasan bermerk 2: Rp 21.000/kg
- Telur ayam ras segar: Rp 30.750/kg
Data harga bahan pangan PIHPS diambil dari rata-rata harga di Pasar Beringharjo dan Kranggan.
Penyebab Harga Sembako Berubah-ubah
Nur Azizah Nasution dalam tulisannya di Journal of Sharia and Law berjudul 'Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kenaikan Harga Sembako oleh Para Pedagang Menurut Perspektif Ekonomi Syariah' memberi rincian penyebab berupa faktor internal dan eksternal fluktuatifnya harga sembako. Ini rinciannya:
1. Produksi (Internal)
Ketersediaan bahan pokok sangat menentukan harga. Gagal panen akibat cuaca buruk mendorong kenaikan harga, sedangkan pasokan melimpah membuat harga menurun.
2. Distribusi (Internal)
Biaya pengiriman ke pasar memengaruhi harga jual. Semakin tinggi ongkos distribusi dan fluktuasi harga bahan pangan, semakin besar harga yang ditetapkan pedagang demi memperoleh keuntungan.
3. Sumber Pasokan (Internal)
Keterbatasan jumlah pemasok menyebabkan kelangkaan dan kenaikan harga. Sebaliknya, banyaknya pemasok membuat harga cenderung turun.
4. Permintaan dan Penawaran (Eksternal)
Harga naik ketika permintaan lebih besar daripada penawaran, dan turun saat penawaran melimpah tetapi permintaan rendah.
5. Jumlah Pesaing (Eksternal)
Minimnya pesaing membuat pedagang leluasa menaikkan harga. Di sisi lain, persaingan ketat mendorong harga lebih rendah untuk menarik pembeli.
Itulah informasi ringkas mengenai harga sembako Jogja hari ini Jumat, 13 Februari 2026. Sebagai catatan, harga yang ditemui di pasaran mungkin berbeda karena disparitas.
FAQ
1. Sembilan bahan pokok itu apa saja?
Sembilan bahan pokok meliputi beras, gula pasir, minyak goreng/mentega, daging sapi dan ayam, telur ayam, susu, jagung, minyak tanah, dan garam beryodium.
2. Cabai rawit naik atau turun?
Cabai rawit hijau tidak mengalami perubahan harga hari ini. Sebaliknya, rawit merah naik dari Rp 88.000 menjadi Rp 90.500 per kilogram.
3. Mengapa harga sembako bisa berbeda antardaerah?
Perbedaan harga terjadi akibat disparitas biaya distribusi, kondisi pasokan lokal, tingkat permintaan, dan persaingan antar pedagang di masing-masing wilayah.
