Menjelang bulan Ramadan, acap kali diiringi naiknya harga sejumlah bahan pokok seperti beras hingga telur. Dalam pantauan sepekan terakhir, tercatat kenaikan yang cukup signifikan pada harga ikan tongkol dan ikan bandeng. Hal itu karena banyaknya permintaan jelang Imlek yang berdekatan dengan awal Ramadan.
Kepala Disdag Kota Jogja, Veronica Ambar Ismuwardani, menjelaskan dalam pantauan pihaknya sepekan terakhir, beberapa komoditi memang mulai mengalami kenaikan harga meski ia tak merinci besarannya.
"Memang ada beberapa kenaikan itu ada di cabai rawit merah. Kemudian juga daging ayam ras ini juga ada mulai kenaikan. Kemudian telur ayam juga sudah mulai naik," papar Ambar dalam jumpa pers di Balai Kota Jogja, Kamis (12/2/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun di antara bahan pokok yang lazim mengalami kenaikan harga jelang Ramadan itu, Ambar bilang, terselip komoditi ikan tongkol dan bandeng yang diam-diam melejit harganya beberapa waktu belakangan.
Ambar menduga, faktor Hari Raya Imlek yang jatuh pada awal pekan depan menjadi faktor dua bahan pangan ini naik harganya.
"Yang spesial ini ada dua komoditas yang justru juga sekarang naik yaitu ikan bandeng dan ikan tongkol. Ini ternyata menjelang, teman-teman yang merayakan Imlek bahwa ikan Bandeng ini jadi idola. Perubahan beberapa komoditi yang mengalami kenaikan," ungkapnya.
Tak seperti bahan pangan pokok yang memiliki acuan harga eceran tertinggi, kata Ambar, ikan bandeng dan tongkol tidak memiliki patokan harga dasar khusus alias terserah harga pasar.
"Dari awal itu untuk bandeng Rp 40.000 sekarang posisi sudah Rp 45.000. Kemudian untuk ikan tongkol itu posisi awal Rp 35.000 sekarang sudah Rp 46.000, jadi sudah sangat luar biasa kenaikannya karena jarang-jarang ikan-ikan ada kenaikan setinggi ini," terangnya.
Di sisi lain, Ambar memastikan ketersediaan bahan pokok untuk Ramadan hingga Idulfitri mencukupi. Pihaknya juga akan terus memantau harga pasar untuk bahan pangan untuk menjaga stabilitas harga.
"Ketersediaan pasokan pangan secara umum dalam kondisi mencukupi sampai dengan hari raya. Kemudian untuk ketahanan pangan kita berada dengan tanpa waktu 1,5 sampai 2 bulan ke depan masih aman," pungkasnya.
(afn/alg)












































Komentar Terbanyak
Terungkap Detik-detik Pelajar Tewas Dibacok 6 Gangster di Dekat SMAN 3 Jogja
Polisi Minta Ortu Serahkan Buron Pembunuhan di Dekat SMAN 3 Jogja
Mencuatnya Dugaan Kekerasaan Seksual Libatkan Dosen UPN Veteran Jogja