Polisi dan petugas medis mengevakuasi pria berstatus orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) di Piyungan, Bantul. ODGJ tanpa identitas itu mengalami luka pada pergelangan tangan kanan dan selanjutnya dibawa ke rumah sakit terdekat.
"Petugas mengevakuasi seorang ODGJ yang terluka pada bagian tangan di Jalan Piyungan-Prambanan, Wanujoyo Kidul, Srimartani, Piyungan, Bantul," kata Kasat Reskrim Polres Bantul, AKP Subihan Afuan Ardhi saat dihubungi detikJogja, Jumat (16/10/2026).
Subihan menjelaskan, awalnya Polsek Piyungan mendapat laporan dari masyarakat terkait adanya ODGJ terluka di depan rumah warga Wanujoyo Kidul hari ini sekitar pukul 11.00 WIB. Menindaklanjuti hal itu, polisi dan petugas medis langsung menuju ke lokasi kejadian.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sesampainya di TKP, petugas mendapati ODGJ dalam keadaan berlumuran darah di pergelangan tangan kanannya," ujarnya.
Mendapati hal tersebut, petugas lalu mengevakuasi ODGJ itu menggunakan ambulans. Mengingat tangan kanan ODGJ itu terus mengeluarkan darah.
"Petugas lalu membawa ODGJ itu ke RSUD Prambanan. Setelah ditangani oleh RSUD Prambanan ODGJ ternyata mengalami luka sobek sekitar 5 sentimeter di pergelangan tangan kanan dan luka sobek di siku kanan," ucapnya.
Subihan menambahkan, bahwa saat ini ODGJ itu mendapatkan perawatan di RSUD Prambanan, Sleman.
"Dari Polsek (Piyungan) juga sudah koordinasi dengan RSUD Prambanan dan Dinsos (Dinas Sosial)," katanya.
Belum diketahui penyebab ODGJ tersebut terluka. "Keterangan warga sekitar, kemarin ODGJ tersebut bawa sajam sejenis pisau," sambungnya.
