Sebagian besar wilayah Indonesia masih dalam kondisi kering. Dari daftar 10 provinsi yang paling lama tidak hujan menurut BMKG, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menempati urutan pertama yaitu 161 hari.
"Hingga pemutakhiran 10 Oktober 2026, Zona Musim di Indonesia dominan mengalami musim kemarau. Namun demikian, banyak provinsi yang tidak hujan selama lebih dari 1 bulan," tulis BMKG, dikutip detikEdu, Jumat (16/10/2026).
Data BMKG menunjukkan sebagian wilayah Indonesia masih mengalami Hari Tanpa Hujan (HTH) yang sangat ekstrem. Periode kering ini terjadi terutama di wilayah Indonesia bagian selatan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Wilayah yang paling lama tanpa hujan bahkan sudah mencapai lebih dari 160 hari atau lebih dari 5 bulan. Sementara wilayah lain rata-rata sudah lebih dari 4 bulan tidak hujan.
10 Provinsi yang Paling Lama Tidak Hujan Menurut BMKG
- DI Yogyakarta: 161 hari
- Jawa Tengah: 160 hari
- Jawa Timur: 159 hari
- Nusa Tenggara Timur: 148 hari
- Nusa Tenggara Barat: 145 hari
- Bali: 143 hari
- Jawa Barat: 140 hari
- Banten: 137 hari
- Sulawesi Selatan: 132 hari
- Maluku: 124 hari
Menurut data BMKG, meski sebagian kering, beberapa wilayah tercatat sudah turun hujan. Bahkan pada periode 1-4 Oktober, hujan lebat tercatat di Papua, Sumatera Barat, Aceh, hingga Sumatera Utara.
Kondisi ini disebabkan oleh dinamika atmosfer regional dan lokal, seperti aktivitas Gelombang Rossby Ekuatorial dan Gelombang Kelvin di wilayah Sumatera, perlambatan kecepatan angin di sekitar Papua, serta suhu muka laut yang relatif hangat, sehingga memicu pengangkatan udara dan pembentukan awan hujan signifikan.
Sementara pada periode pekan ini, 16-18 Oktober 2026, beberapa wilayah perlu diwaspadai adanya potensi hujan, yaitu:
- Potensi peningkatan hujan dengan intensitas sedang: Aceh, Riau, Kep. Riau, Bengkulu, Jawa Barat, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Papua Barat, Papua Tengah, dan Papua Pegunungan.
- Siaga hujan lebat-sangat lebat: Sumatera Utara, Sumatera Barat, Kep. Bangka Belitung, Papua Barat Daya, dan Papua.
Karena sebagian besar wilayah masih kekeringan, BMKG mengimbau masyarakat untuk menghemat penggunaan air serta meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan. BMKG juga melarang pembakaran sampah atau pembukaan lahan sembarangan, serta segera melaporkan jika menemukan indikasi titik api.
Informasi mengenai cuaca terkini bisa diakses melalui laman https://www.bmkg.go.id, aplikasi InfoBMKG, dan media sosial @infobmkg.
