Teka-teki alasan di balik pemasangan baliho raksasa bergambar wajah bocah SD di Jogja akhirnya terungkap. Baliho dengan wajah siswa bernama Rayhan Andhika Putra ternyata sebagai ucapan perpisahan karena pindah sekolah.
"Sebenarnya kalau anaknya itu penginnya masih sekolah di sini gitu. Sebenarnya anaknya betah juga di sini. Nah waktu mau pamitan itu, itu ide dari bapaknya sebenarnya, intinya buat kenang-kenangan sama teman-temannya, sama mau mengucapkan terima kasih buat sekolah," ungkap salah seorang guru SDN Lempuyangan I, Anggar, saat ditemui detikJogja di sekolahnya, Jumat (9/10/2026).
"Kebetulan anaknya itu sekolah di sini, kan udah naik ke kelas 2 waktu itu. Terus dia terpaksa harus pindah (sekolah) gitu, karena pindah rumah di Sleman. Mendekati rumah, gitu intinya," imbuhnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Anggar menyebut, ide pembuatan baliho itu dari ayah Rayhan. Rayhan sebenarnya enggan pindah sekolah, kemudian ayah Rayhan berinisiatif membuat kenang-kenangan spesial untuk SDN Lempuyangan I. Lalu tercetuslah ide membuat baliho.
"Beliau ini kebetulan juga bekerjanya di bidang ini advertising gitu kan," ucap Anggar.
"Terus izin ke kami kan, 'Pak kalau kami bikin baliho untuk kenang-kenangan boleh nggak,' gitu. Ya kami sekolah sih ya nggak apa-apa," imbuh Anggar.
Dipasang Sejak Akhir Juni
Anggar bilang, baliho tersebut sudah lama dipasang, tepatnya sejak 27 Juni 2026. Anggar mengenang, saat itu ia sempat diminta mengirimkan logo sekolah oleh ayah Rayhan.
"Waktu itu bapaknya tuh WA saya, kan dia yang desain sendiri. Dulu waktu itu cuma minta ke saya logo sekolah, saya kirimi. Terus bapaknya ini desain sendiri. Kemudian ini dikirimi saya ya waktu itu tanggal 27 Juni, ini pertama kali saya dikirimi gambar (foto baliho)," terangnya.
"Ya kami pikir juga cuma dipasangnya tuh satu dua hari, seminggu, atau berapa gitu, tapi ternyata itu sudah hampir 3 bulan itu," lanjut Anggar.
Wali Kelas Rayhan, Dani, mengatakan saat pertama diberitahu soal ayah Rayhan akan membuat kenang-kenangan, ia kira hanya berupa poster saja.
"Ya kami kira cuma buat poster gitu, kecil segini terus dibagikan. Kan ayahnya memang bekerja di bidang itu kan. Ternyata baliho besar," kata Dani.
"Terus saya tanya, kalau itu (baliho) kan kayak makanan ya ada expirednya, saya tanya ke ayahnya, (dijawab) 'ya sampai ada yang menyewa'," sambungnya.
Baliho Diturunkan
Baliho raksasa bervisual bocah SD di Jalan Suryatmajan, Gondomanan, Kota Jogja sempat viral di media sosial sudah ditertibkan. Baliho yang belum mengantongi izin tersebut telah dicopot.
"Menyampaikan progres penertiban sudah kami tindak lanjuti dan sudah diturunkan," Kepala Bidang Penegakan Peraturan Perundang-undangan Satpol PP Kota Jogja, Dodi Kurnianto, kepada detikJogja lewat pesan singkat, Jumat (9/10).
Dodi menyebut pihak penyelenggara reklame yang telah menurunkan reklame di baliho tersebut.
"Dari pihak penyelenggara reklame menurunkan reklame tersebut. Betul (sore ini) sudah dilakukan mandiri oleh penyelenggara reklamenya," tegasnya.
Sebelumnya diberitakan, sebuah baliho besar bervisual ucapan terima kasih seorang bocah SD di simpang empat Jalan Suryatmajan, Gondomanan, Kota Jogja viral di media sosial.
Postingan itu diunggah akun X @txtdrjkt. Dalam unggahan itu terlihat foto bocah laki-laki bernama Rayhan Andhika Putra di baliho mengucapkan terima kasih kepada rekan-rekannya dan gurunya di SDN Lempuyangan I.
"warga jogja memang bedaaa. Rayhan keren bgt dekkk," tulis unggahan tersebut dikutip detikJogja, Kamis (8/10).
