Huistra Pede PSS Bisa Repotkan Tuan Rumah Persebaya

Huistra Pede PSS Bisa Repotkan Tuan Rumah Persebaya

Tim detikJogja - detikJogja
Jumat, 16 Okt 2026 16:38 WIB
PSS Sleman di Lapangan Pakembinangun, Sleman, Selasa (1/9/2026).
Sesi latihan PSS Sleman. Foto: Serly Putri Jumbadi/detikJogja
Sleman -

PSS Sleman bakal menjalani pekan kelima Super League dengan bertandang ke markas Persebaya Surabaya. Pelatih Super Elang Jawa (Elja), Pieter Huistra, yakin anak asuhnya bisa mencuri poin di Surabaya.

Tim tamu tengah dalam kepercayaan diri tinggi setelah berhasil menorehkan kemenangan perdana dengan mengalahkan tamunya, PSM Makassar, tiga gol tanpa balas, Minggu (11/10). Meski begitu, tuan rumah juga tidak bisa dipandang remeh.

Hingga empat laga awal, Bajul Ijo belum terkalahkan dengan mencatat dua kemenangan dan dua kali seri.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dilansir situs resmi PSS Kamis (15/10/2026), Huistra mengakui melawan Persebaya jadi tantangan berat bagi PSS. Apalagi, Persebaya dilatih Bernardo Tavares, yang pernah mengantar PSM juara Liga 1 musim 2022-2023.

ADVERTISEMENT

"Ya, tentu saja. Mereka belum terkalahkan sejauh ini, jadi mereka memiliki tim yang bagus, tim yang kuat, tim yang mengandalkan fisik, dan mereka memiliki pelatih yang bagus, Tavares. Jadi ini adalah tantangan yang bagus bagi kami, laga tandang dan kami memiliki kepercayaan diri yang baik sekarang, jadi kami ingin membawa kepercayaan diri itu juga ke Surabaya dan ke Kediri," kata Huistra.

Pelatih asal Belanda tersebut melanjutkan, persiapan mereka dalam menghadapi Persebaya cukup baik. Huistra menyebut mereka juga mengevaluasi kekurangan mereka saat menghadapi PSM pekan lalu.

"Persiapan sejauh ini berjalan baik. Tentu saja kami menganalisis lawan. Pertama kami menganalisis diri kami sendiri, permainan kami sendiri, dan kami mencari hal-hal positif serta hal-hal yang perlu ditingkatkan. Itulah yang kami lakukan, itu adalah rutinitas kami. Setelah itu tentu saja kami melihat kekuatan dan kelemahan lawan," tuturnya.

Huistra pun meminta anak asuhnya untuk bermain disiplin saat melawan Persebaya.

"Ya, kami tahu apa yang harus dilakukan dan kemudian kami harus memastikan itu terjadi di lapangan. Yang paling penting adalah pemain berusaha memainkan permainan mereka sendiri dan tidak terpengaruh oleh atmosfer, bahwa mereka percaya diri dan mereka kembali percaya diri dengan hal itu dan disiplin taktik, saya pikir itu yang paling penting," tegasnya.



(apu/apu)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads