Info Dab! Keraton Jogja Buka Rekruitmen Konservator, Ini Syaratnya

Info Dab! Keraton Jogja Buka Rekruitmen Konservator, Ini Syaratnya

Adji G Rinepta - detikJogja
Kamis, 15 Okt 2026 19:18 WIB
Konservator di Laboratorium Konservasi Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat
Konservator di Laboratorium Konservasi Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat. Foto: Dok Keraton Jogja
Jogja -

Keraton Jogja membuka rekrutmen konservator untuk Laboratorium Konservasi, lembaga di bawah Kawedanan Purayakara Karaton Ngayogyakarta Hadiningrat yang bertugas menjaga dan merawat benda koleksi Kagungan Dalem. Berikut syarat-syarat administratif bagi pelamar.

"Keterbatasan personel menjadi tantangan besar dalam membagi tugas perawatan secara efektif dan tepat waktu," ujar Penghageng II Kawedanan Purayakara Keraton Yogyakarta, KRT Suryaamisena, melalui keterangan tertulis yang diterima detikJogja, Kamis (15/10/2026) petang.

"Untuk itu, kami mengundang para profesional di bidang konservasi untuk bergabung bersama dan berperan nyata dalam meningkatkan standar kerja laboratorium, guna memastikan material sejarah tetap abadi," sambungnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Laboratorium Konservasi sendiri bertanggung jawab untuk melaksanakan kegiatan perawatan, konservasi dan restorasi koleksi lama Kagungan Dalem Keraton Yogyakarta.

ADVERTISEMENT

Adapun Konservator bertanggung jawab atas seluruh kegiatan yang bertujuan merawat, mengkonservasi, dan merestorasi koleksi lama yang ada di dalam Keraton Yogyakarta.

Seperti konservasi preventif yaitu pengecekan suhu dan kelembaban serta penjagaan dari agen-agen perusak koleksi. Kemudian konservasi kuratif seperti pembersihan objek, penguatan struktur benda, perbaikan, hingga restorasi koleksi kuno yang telah mengalami kerusakan.

Saat ini Laboratorium Konservasi Karaton Ngayogyakarta Hadiningrat hanya memiliki 8 staff laboratorium dengan spesifikasi 6 orang bertugas sebagai Konservator dan 2 orang bertugas sebagai Lumaksana urusan konservasi.

"Idealnya kami perlu sekitar 3 orang tambahan konservator agar kegiatan konservasi dapat berjalan dengan lancar, melihat dari volume barang kuno Kagungan Dalem yang sangat banyak," tambah KRT Suryaamisena.

Rekrutmen Konservator Laboratorium Konservasi tahun 2026 ini terbuka untuk umum baik laki-laki maupun perempuan dengan latar belakang lulusan sarjana Arkeologi, Sejarah, Konservasi Seni, Ilmu Kimia, Biologi atau disiplin ilmu terkait lainnya.

Nantinya, konservator yang diterima akan bekerja dalam tim dan diharapkan dapat berkomunikasi dengan bahasa Inggris tingkat dasar.

"Kerja konservator di Laboratorium Konservasi ini memang pekerjaan harian dengan keahlian khusus, sehingga tentunya kami akan memberikan apresiasi bulanan yang harapannya cukup layak," tutur KRT Suryaamisena.

KRT Suryaamisena menambahkan, setiap hari Selasa dan Kamis, para konservator diharapkan bisa berbusana jawa jangkep padintenan seperti Abdi Dalem lain.

"Untuk putri bisa bersanggul, menggunakan kebaya tangkepan, dan jarik wiron. Sedangkan yang putra juga menggunakan busana pranakan lengkap dengan jarik wiron engkol dan blangkon,"papar KRT Suryaamisena.

"Jadi kami harapkan yang mendaftar tidak berkeberatan berbusana tersebut di hari-hari tertentu. Tentunya dibarengi dengan kewajiban menjaga perilaku, adab, etika, dan sopan santun yang berlaku di Karaton Ngayogyakarta Hadiningrat," sambungnya.

Berikut persyaratan administratif rekrutmen konservator:

1. Surat Lamaran Kerja yang ditujukan kepada: Gusti Kangjeng Ratu Bendara, Penghageng KHP Nitya Budaya, Karaton Ngayogyakarta Hadiningrat

2. Curriculum Vitae

3. Scan Ijazah dan Transkrip Nilai

4. Fotokopi/scan KTP

5. Pas foto ukuran 4x6 menggunakan busana formal

6. Surat Rekomendasi dari pihak-pihak berkaitan dengan permuseuman ataupun akademisi/dosen (Opsional)

7. Sertifikat Pendukung (Opsional)

Seluruh berkas persyaratan dapat dikirim ke alamat e-mail: laboratoriumkonservasi@gmail.com dengan subjek: Lamaran Konservator - Nama Pelamar. Berkas persyaratan selambat-lambatnya dikirim sebelum Rabu (28/10).



(afn/apu)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads