Mengungkap Pembuang Bayi Perempuan di Teras Warga Kalasan Sleman

Mengungkap Pembuang Bayi Perempuan di Teras Warga Kalasan Sleman

Tim detikJogja - detikJogja
Senin, 28 Sep 2026 07:30 WIB
Lokasi penemuan bayi perempuan di Selomartani, Kalasan, Sleman, Minggu (27/9/2026) siang.
Lokasi penemuan bayi perempuan di Selomartani, Kalasan, Sleman, Minggu (27/9/2026) siang. (Foto: dok. Polresta Sleman)
Sleman -

Polisi menyelidiki kasus penemuan bayi perempuan di teras rumah warga di Dusun Somosari, Selomartani, Kalasan, Sleman. Kasi Humas Polresta Sleman, Iptu Argo Anggoro mengatakan polisi masih memburu pihak yang menempatkan bayi tersebut di lokasi.

Argo mengatakan awalnya saksi mengira suara tangisan tersebut berasal dari anak tetangga. Namun, tangisan itu masih terdengar hingga sekitar pukul 13.30 WIB.

"Awalnya suara tersebut dikira berasal dari anak tetangga. Namun, sekitar pukul 13.30 WIB, tangisan masih terdengar sehingga saksi kemudian mengecek sumber suara," jelas Argo saat dihubungi, Minggu (27/9/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saat mengecek sumber suara, saksi mendapati bayi perempuan terbaring di sebuah kursi yang berada di depan rumah warga. Saksi kemudian meminta bantuan warga lain untuk mengevakuasi bayi tersebut.

ADVERTISEMENT

Bayi itu kemudian dibawa ke Puskesmas Kalasan untuk mendapatkan pemeriksaan kesehatan. Polisi juga mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa saksi.

"Polsek Kalasan mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP serta pemeriksaan terhadap saksi. Bayi yang diperkirakan berusia 5 hari, dengan panjang 48 cm dan berat 2,95 kilogram, kemudian dirujuk ke RS Bhayangkara untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut," ujar Argo.

Penemuan bayi tersebut juga sempat viral di media sosial. Dalam unggahan yang beredar, terlihat foto bayi yang telah dievakuasi warga. Di samping bayi tampak sebuah tas perlengkapan bayi.

Polisi masih menyelidiki siapa pihak yang menempatkan bayi tersebut di lokasi. Penyelidikan dilakukan dengan mencari petunjuk dari rekaman CCTV maupun keterangan saksi.

"Polisi masih melakukan penyelidikan, termasuk mencari rekaman CCTV di sekitar lokasi serta meminta keterangan sejumlah saksi guna mengetahui pihak yang menempatkan bayi tersebut di lokasi," kata Argo,

Polresta Sleman juga mengimbau masyarakat yang mengetahui informasi mengenai bayi tersebut untuk segera melapor kepada polisi. Masyarakat diminta tidak menyebarkan identitas atau informasi yang belum terverifikasi.

"Polresta Sleman mengimbau masyarakat yang mengetahui informasi terkait kejadian tersebut agar segera melaporkannya kepada kepolisian. Masyarakat juga diminta tidak menyebarluaskan identitas maupun informasi yang belum terverifikasi dan menyerahkan proses penanganan kepada pihak kepolisian," pungkasnya.



(aku/aku)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads