Polisi menyelidiki kasus penemuan bayi perempuan yang diduga sengaja ditinggalkan di depan rumah warga di Dusun Somosari, Selomartani, Kalasan, Sleman. Polisi kini memburu pihak yang diduga membuang bayi tersebut.
Kasi Humas Polresta Sleman, Iptu Argo Anggoro, mengatakan pihaknya masih menyelidiki kasus tersebut untuk mengetahui pihak yang menempatkan bayi di depan rumah warga. Petugas juga mencari rekaman kamera CCTV di sekitar lokasi dan memeriksa sejumlah saksi.
"Polisi masih melakukan penyelidikan, termasuk mencari rekaman CCTV di sekitar lokasi serta meminta keterangan sejumlah saksi guna mengetahui pihak yang menempatkan bayi tersebut di lokasi," kata Argo saat dihubungi, Minggu (27/9/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Polresta Sleman juga meminta masyarakat yang mengetahui informasi terkait penemuan bayi tersebut untuk segera melapor kepada polisi.
"Polresta Sleman mengimbau masyarakat yang mengetahui informasi terkait kejadian tersebut agar segera melaporkannya kepada kepolisian. Masyarakat juga diminta tidak menyebarluaskan identitas maupun informasi yang belum terverifikasi dan menyerahkan proses penanganan kepada pihak kepolisian," pungkasnya.
Sebelumnya, bayi ditemukan terbaring di sebuah kursi yang berada di depan rumah warga pada Minggu (27/9/2026) siang.
"Berdasarkan keterangan saksi, I (61), perempuan, warga Selomartani, Kalasan, sekitar pukul 13.00 WIB mendengar suara tangisan bayi," jelas Argo.
"Awalnya suara tersebut dikira berasal dari anak tetangga. Namun, sekitar pukul 13.30 WIB, tangisan masih terdengar sehingga saksi kemudian mengecek sumber suara," sambungnya.
Saat mengecek sumber suara, saksi mendapati bayi perempuan berada di atas kursi di depan rumah milik warga. Saksi kemudian meminta bantuan warga lain untuk mengevakuasi bayi tersebut.
Bayi lalu dibawa ke Puskesmas Kalasan untuk mendapatkan pemeriksaan kesehatan. "Polsek Kalasan mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP serta pemeriksaan terhadap saksi. Bayi yang diperkirakan berusia 5 hari, dengan panjang 48 cm dan berat 2,95 kilogram, kemudian dirujuk ke RS Bhayangkara untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut," ujar Argo.
Penemuan bayi tersebut juga viral di media sosial. Dalam unggahan yang beredar, tampak foto bayi yang telah dievakuasi warga. Di sebelah bayi terlihat sebuah tas perlengkapan bayi.
