Kakek 70 Tahun Tewas Saat Ngamar Bareng Wanita di Parangtritis

Kakek 70 Tahun Tewas Saat Ngamar Bareng Wanita di Parangtritis

Pradito Rida Pertana - detikJogja
Jumat, 31 Jul 2026 11:32 WIB
Lokasi meninggalnya kakek 70 tahun saat ngamar di kawasan Parangtritis, Kretek, Bantul, Kamis (30/7/2026).
Lokasi meninggalnya kakek 70 tahun saat ngamar di kawasan Parangtritis, Kretek, Bantul, Kamis (30/7/2026). Foto: Dok. Polres Bantul
Bantul -

Kakek berinisial P (70) meninggal dunia saat berduaan dengan wanita kenalannya di salah satu penginapan di kawasan Parangtritis, Kretek, Bantul. Polisi mengatakan kakek asal Jetis, Bantul, itu kondisi fisiknya sudah lemah.

Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto mengatakan, awalnya saksi, perempuan berinisial SA (40) warga Imogiri, tiba di penginapan itu pada Kamis (30/7) sekitar pukul 09.00 WIB. Selanjutnya, saksi menunggu seseorang di depan penginapan tersebut.

"Sekitar pukul 10.00 WIB, korban datang ke lokasi dan bersama saksi menyewa kamar di penginapan itu," kata Rita saat dihubungi wartawan, Jumat (31/7/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Setelah itu, korban masuk ke dalam ruangan bersama SA. "Saat sedang berinteraksi di dalam kamar, tiba-tiba korban langsung tengkurap dan mengalami kejang-kejang," ujar Rita.

Melihat kondisi tersebut, SA langsung keluar kamar dan meminta bantuan saksi, ADS (26) untuk memeriksa keadaan korban. ADS kemudian meminta bantuan warga lain berinisial ASJ (51) untuk memastikan kondisi korban.

ADVERTISEMENT

"Karena saat dicek, korban terlihat terbaring terlentang dan tidak memberikan reaksi apa pun," ucap Rita.

Saksi kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Kretek. Menindaklanjuti laporan itu, polisi dan petugas medis langsung mendatangi lokasi.

"Dari pemeriksaan, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Selain itu tidak ditemukan adanya luka maupun lebam pada seluruh bagian tubuh jenazah," kata Rita.

Rita menambahkan, keluarga P telah menerima kejadian tersebut sebagai musibah. Selanjutnya, polisi menyerahkan jenazah ke pihak keluarga.

Terkait interaksi yang dilakukan P dan SA, Kapolsek Kretek AKP Joko Mulyono menyebut tidak sampai berhubungan intim.

"Belum berhubungan, masih pakaian lengkap," ucapnya.

Sedangkan soal penyebab P meninggal dunia, Joko menyebut tidak berhubungan dengan obat-obatan khusus. Joko menduga penyebab P meninggal karena terkait kondisi kesehatannya.

"Tidak ada obat, tidak ada unsur penganiayaan, kemungkinan gagal jantung," katanya.

Sementara itu Kanit Reskrim Polsek Kretek, Ipda Kismanto mengungkapkan bahwa kondisi fisik P saat itu memang sudah lemah. Terlebih, beberapa waktu sebelum kejadian, P mengalami kecelakaan.

"Memang kondisi fisiknya sudah lemah, jalannya sudah sempoyongan juga," ujarnya.

Menyoal hubungan P dam SA, Kismanto menyebut merupakan kenalan P. Keduanya juga bukan pertama kali bertemu.

"Kenalannya, karena dari keterangan keduanya tidak hanya sekali ketemu," ucapnya.



(dil/ahr)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads