Peserta Jogja Last Friday Ride (JFLR) akhirnya bisa melintasi kawasan Malioboro Jogja hari ini. Para pesepeda diminta tetap tertib dan berbagi jalan dengan Trans Jogja.
Polisi pun menyiapkan rekayasa lalu lintas untuk kegiatan JFLR yang selalu ramai ini. Para pesepeda JFLR diminta melintas di sisi barat atau lajur kanan Jalan Malioboro.
"Rencana hasil diskusi terakhir, rombongan JLFR akan menggunakan lajur kanan atau sisi barat. Sementara lajur kiri tetap digunakan Trans Jogja. Meski bersamaan dengan Car Free Night, Trans Jogja tetap beroperasi sehingga diharapkan layanan transportasi umum dapat berjalan maksimal," ujar Kasat Lantas Polresta Jogja AKP Alvian Hidayat dikutip dari situs Humas Pemda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Kamis (30/7/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca juga: Jogja Last Friday Ride Boleh Masuk Malioboro |
Rekayasa ini dilakukan agar mobilitas pengguna kawasan Malioboro tetap lancar. Selain lalu lintas, polisi bersama Pemda juga menyiapkan pembatasan ruang di kawasan pedestrian Malioboro sehingga baik pesepeda, pejalan kaki, pengguna usaha maupun wisatawan bisa berbagi ruang.
"Diupayakan tetap saling berbagi ruang. Satu lajur untuk para pesepeda, satu lajur lagi untuk pejalan kaki ataupun wisatawan yang berjalan kaki," katanya.
Alvian menyebut petugas bakal ditempatkan di sejumlah titik untuk memastikan pengaturan itu berjalan sesuai rencana. Salah satunya di sekitar Kleringan.
"Kami akan menggelar personel secara maksimal, khususnya di simpul-simpul sekitar Kleringan. Pemerintah juga akan membersamai peserta JLFR agar kegiatan berlangsung tertib dan tidak mengganggu pengguna jalan lainnya," tegas Alvian.
Terpisah, Kepala Dinas Perhubungan DIY, Chrestina Erni Widyastuti menyatakan tak ada kebijakan yang melarang aktivitas bersepeda di kawasan Malioboro. Dia menegaskan semua pengguna jalan mempunyai hak yang sama, sehingga setiap orang perlu saling menghormati, berbagi ruang, dan mematuhi aturan lalu lintas.
"Kami tidak pernah melarang aktivitas bersepeda di Malioboro. Semua pengguna jalan memiliki hak yang sama. Yang terpenting adalah saling berbagi ruang, saling menghargai, dan menaati aturan agar tidak menimbulkan kemacetan maupun mengganggu pengguna jalan lainnya," ujar Erni.
Nah, para peserta JFLR kini bisa lega untuk memilih rute sepedaan. Namun, ingat untuk tetap tertib dan hormati pengguna jalan lainnya ya!
(ams/apu)

Komentar Terbanyak
Ulah Oknum Fotografer 'Kuasai' Pelang Jalan Malioboro demi Cuan
Pelukis Jogja Nasirun Tutup Usia
Alasan di Balik Ditutupnya Belasan Dapur MBG di DIY