Sesuai Titik, Ya! Driver Online Kejar Berkah di Majelis Ojol Mengaji Jogja

Sesuai Titik, Ya! Driver Online Kejar Berkah di Majelis Ojol Mengaji Jogja

Adji G Rinepta - detikJogja
Rabu, 22 Jul 2026 06:45 WIB
Suasana Majelis Ojol Mengaji (Momen) di Rumah Quran Bausasran Jogja, Rabu (15/7/2026).
Suasana Majelis Ojol Mengaji (Momen) di Rumah Quran Bausasran Jogja, Rabu (15/7/2026). Foto: Adji G Rinepta/detikJogja
Jogja -

Setiap Rabu pagi, belasan driver ojek online (ojol) di Jogja memilih menunda mengaspal dan melipir ke sebuah rumah di Bausasran, Kota Jogja. Mereka menuju rumah itu untuk mencari bekal di akhirat.

Rumah di Bausasran itu merupakan markas Majelis Ojol Mengaji (Momen). Sejumlah driver yang mayoritas berusia lanjut dengan tekun belajar membaca ayat-ayat suci Al-Quran.

Momen, sebuah majelis yang diinisiasi Mualaf Quran Center (MQC), memang dibuat untuk memberikan wadah bagi para driver Ojol dari segala usia untuk belajar membaca Al-Quran.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Penanggung jawab Momen, Sugiarto, mengatakan majelis ini muncul untuk merespons keluhan para driver Ojol yang memiliki niat untuk belajar namun terbentur rasa sungkan untuk belajar di Taman Pendidikan Al-Quran (TPQ).

"Kita melihat kegelisahan rekan-rekan ojol biasanya kalau pengin belajar mengaji tapi kalau di rumahnya mungkin di masjid atau di lingkungannya itu agak sungkan. Sebab, di situ juga mungkin ada anaknya, ada cucunya yang masih TPA juga," jelas Ato, sapaannya, di Rumah Quran Bausasran Jogja, Rabu (15/7).

ADVERTISEMENT

Sudah sekitar 3 tahun majelis pengajian ojol ini berdiri. Selama itu juga para relawan mendampingi driver ojol belajar membaca Al-Qur'an.

"Sedangkan bapak-bapak ini yang usianya sudah senior bahkan kebanyakan masih banyak yang terbata-bata ya belum lancar membaca Al-Qur'an, makanya melihat kebutuhan rekan-rekan itu kita buat satu kegiatan yang diinisiasi kurang lebih 3 tahun yang lalu," imbuhnya.

Siapa sangka, awal mula majelis yang dibuka 3 tahun lalu ini mendapat respons yang sangat besar dari para Driver Ojol. Kini setidaknya 125 driver terdaftar di dalam Momen.

Memang tidak semuanya hadir setiap pekan, tapi menurut Ato, setidaknya puluhan driver rutin hadir setiap Rabu mulai pukul 9.00 sampai 11.00 WIB di Rumah Quran Bausasran Jogja untuk saling silaturahmi sambil membaca Al-Quran.

"Dulu kita pendaftaran itu open sekali, jadi ketika ada orang kontak (lewat medsos) langsung kita masukkan ke grup (WhatsApp), tapi ternyata tidak semua yang masuk ke grup itu niatnya belajar ngaji. Ada juga yang malah nge-share pinjol, ada yang nge-share jualan," ujar Ato.

"Setelah itu kita punya ada kebijakan agak memfilter, jadi kalau ada yang masuk diedukasi dulu kegiatannya. Kalau jamaah sudah paham baru nanti diarahkan kalau mau bergabung bisa datang ke lokasi, baru nanti setelah menunjukkan keseriusan datang ke lokasi kita masukkan ke grup WhatsApp," lanjutnya.

Belajar Iqra hingga Al-Qur'an

Di Momen, kata Ato, para driver ojol dibimbing empat orang ustaz dari mulai Iqra hingga lancar membaca Al-Quran. Mereka masing-masing dibekali semacam kartu bimbingan untuk memonitor tingkatan belajarnya.

Ato menerangkan, anggota Momen yang terdaftar saat ini memiliki rentan usia yang cukup luas, mulai dari 27 hingga 72 tahun. Meski sudah berjumlah ratusan, namun Momen masih sangat terbuka bagi para driver ojol dari berbagai aplikator.

Driver yang berminat hanya tinggal menghubungi admin lewat Instagram @momen.mqc. Kegiatan ini gratis tanpa dipungut biaya, bahkan para driver bisa ngopi dan nyemil gratis sambil silaturahmi sesama driver.

"Ada kalanya karena jamaah sudah merasa nyaman di sini itu secara inisiatif kadang-kadang bawa makanan atau buah-buahan gitu untuk dimakan bersama, tapi untuk biaya semuanya gratis termasuk juga alat-alat untuk mengaji seperti Al-Qur'an dan iqra sudah disediakan," terang Ato.

Lantaran animo yang cukup besar dari para driver, kata Ato, MQC pun berkolaborasi dengan dua yayasan yakni Yayasan Rumpun Nurani dan Yayasan Baitulmaal Munzalan, untuk melebarkan sayap Momen.

Setelah Ramadan tahun ini, Momen juga hadir di Masjid Munzalan Mubarokan setiap Selasa bertajuk Momen 2.0 dan di Kafe Kolektif di Jalan Watu Gede Sleman setiap hari Sabtu bertajuk Momen 3.0.

"Ini menjadi alternatif buat rekan-rekan ojol yang hari Rabu kok pas nggak bisa datang, bisa Sabtu, bisa Selasa. Jadi, dalam seminggu ada tiga pilihan hari dan tiga tempat," terang Ato.

"Dan ini juga sedang kita kembangkan lagi untuk yang di satu titik di utara (Kafe Kolektif) itu kita juga mulai meng-open untuk rekan-rekan ojol yang perempuan yang pengin belajar ngaji kayak gitu," ungkapnya.

Di ketiga Momen itu, sama-sama dimulai pukul 9.00 hingga 11.00 WIB. Ato bilang, pemilihan jam itu juga hasil dari saran para Driver Ojol.

"Karena biasanya dalam rentang jam 9 sampai 11 itu orderan tidak terlalu ramai. Jadi, teman-teman bisa lebih mudah untuk meluangkan waktu kumpul di sini. Nanti biasanya setelah jam 11 acara kita tutup, lalu ada mungkin sharing-sharing sedikit dan kita lanjutkan dengan makan siang tapi ya ala kadarnya saja," ujarnya.



(apl/dil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads