Seorang kakek hilang usai pamit untuk mengunjungi rumah anaknya dengan cara berjalan kaki dari Paliyan ke Saptosari, Gunungkidul. Hingga saat ini Tim SAR Gabungan masih melakukan pencarian kakek yang diketahui bernama Kasemo Sentono alias Mbah Bajiyo (81) tersebut.
Kepala Kantor Basarnas Jogja, Rio Banupanitis, mengatakan kejadian berawal saat Mbah Bajiyo (81) warga Selorejo, Sodo, Paliyan, Gunungkidul berada di rumah tetangganya, Senin (22/6). Selanjutnya, sekitar pukul 11.00 WIB, Mbah Bajiyo berpamitan untuk ke rumah anaknya di Gebang, Kanigoro, Saptosari, Gunungkidul.
"Saat itu Mbah Bajiyo ke rumah anaknya dengan cara berjalan kaki," katanya kepada wartawan, Kamis (25/6/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, hingga malam hari Mbah Bajiyo tak kunjung pulang ke kediamannya. Hal tersebut membuat keluarganya melakukan pencarian.
"Tapi sampai hari Rabu (24/6) yang bersangkutan tidak diketemukan. Karena itu keluarga melaporkan ke kami," ujarnya.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim SAR Gabungan langsung mendatangi lokasi kejadian. Pencarian pun menyasar hingga tiga kilometer dari lokasi terakhir korban berada.
"Pencarian menggunakan drone thermal juga dilakukan hingga kawasan Goa Ngeleng. Tapi pencarian di hari pertama tidak membuahkan hasil," ucapnya.
Rio mengungkapkan, kondisi cuaca yang cerah selama operasi berlangsung cukup mendukung upaya pencarian hari pertama. Hanya saja, keberadaan Mbah Bajiyo belum ditemukan. Oleh sebab itu, Rio meminta masyarakat yang memiliki informasi terkait Mbah Bajiyo agar melapor ke aparat setempat.
"Kami mengimbau masyarakat yang mungkin melihat atau memiliki informasi terkait keberadaan korban agar segera melapor kepada aparat setempat atau Posko SAR Gabungan agar dapat segera ditindaklanjuti," katanya.
Begitu pula dengan pencarian hari kedua, Tim SAR Gabungan masih belum bisa menemukan keberadaan Mbah Bajiyo.
"Pencarian akan dilanjutkan besok Jumat (26/6) dengan fokus di kawasan perbukitan dan hutan Selorejo," ujarnya.
