Kamar kos tempat tinggal Azizah Chandrasari (6), bocah TK yang merawat ayahnya, Hermanto (56) yang sedang sakit sembari mengurus rumah, tampak sepi hari ini. Ternyata Azizah bersama ayah dan adik laki-lakinya sudah dipindahkan ke Yayasan Bumi Damai.
Pantauan detikJogja, Sabtu (18/4) sore, kamar kos tempat tinggal Azizah di Mrican, Giwangan, Umbulharjo, Kota Jogja, tampak sepi. Pintu kamar tampak tertutup rapat, sepeda sarana Hermanto mencari nafkah pun tak terlihat di sana.
Saat dimintai konfirmasi, Ketua RT 24 Yuli Riswanto mengatakan, Hermanto dan dua anaknya sudah tak terlihat di kediamannya sejak pagi tadi. Beberapa pihak pun sudah banyak yang datang untuk menengok Hermanto dan Azizah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dari pagi itu sudah keluar sama bapaknya, cuma informasi tadi ada di Yayasan Bumi Damai," ujar Yuli saat ditemui detikJogja di kediamannya, Sabtu (18/4/2026).
"Sudah dari berbagai instansi tadi ke sini semua, tapi kebetulan ndak ketemu. Dinsos ada, Dinas Pendidikan ada, Perlindungan Anak ada, dari Dewan juga ada, mahasiswa juga ada. Ya ketemunya sama saya," sambungnya.
Yayasan Rumah Singgah Bumi Damai sendiri adalah tempat yang menaungi anak yatim piatu dan fakir miskin. Yayasan yang terletak di Kotagede, Kota Jogja ini diketahui milik Ipda Ali Nur Suwandi atau akrab disapa Bon Ali, Kanit Provos Polsek Kotagede.
Hermanto, ayah Azizah, bocah TK yang merawat bapaknya, saat berada di Yayasan Bumi Damai Kotagede, Kota Jogja, Sabtu (18/4/2026). Foto: dok. Dinsosnakertrans Kota Jogja |
Bon Ali pun membenarkan jika Hermanto, Azizah, dan adiknya sudah berada di yayasannya. Ia mengaku iba dan khawatir lantaran kos tempat tinggal Azizah hanya berjarak 2 meter dari bibir sungai Gajah Wong.
"Sudah di yayasan saya. Sudah di Rumah Singgah Bumi Damai," jelas Bon Ali saat dihubungi hari ini.
"Mesakke (kasihan) di sana rawan, depannya kan sungai, kalau anak kecil bisa kecemplung kan bahaya," sambungnya.
Bon Ali berkomitmen merawat dua bocah itu di yayasan. Selain itu keduanya juga akan mendapatkan pendidikan formal seperti anak-anak yang tinggal di Yayasan Bumi Damai.
"Biar ikut saya, dan nanti semoga bisa mencarikan kerjaan untuk bapaknya," ungkap Bon Ali.
"Harapan kita, kita bersama-sama untuk memberikan kenyamanan kepada masyarakat yang lagi kesusahan tentunya supaya masyarakat itu hatinya biar tenang, biar damai, tentram," pungkasnya.
Diberitakan, Azizah, selama kurang lebih dua pekan terakhir harus merawat ayahnya, Hermanto (56) yang sedang sakit sembari mengurus rumah. Ironisnya, Azizah mengemban tugas itu saat badan kecilnya juga sedang tak sehat.
Hermanto, yang sehari-hari bekerja sebagai pemulung, menderita sakit yang ia sendiri mengaku tidak terlalu paham namanya. Benjolan cukup besar muncul di kepalanya yang membuat badannya rentan terasa sakit jika terkena panas-hujan.
(apu/apu)













































Komentar Terbanyak
KPAI Ungkap Pengakuan Bidan Penampung 11 Bayi di Rumah Sleman
Kepsek SMAN 1 Pontianak Dipanggil Disdikbud Buntut Viral Cerdas Cermat MPR
Respons Nadiem Makarim Usai Dituntut 18 Tahun Penjara